Techno

Selasa, 21 Agustus 2018 - 20:17 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Server Apple diretas anak Ingusan

Sidney – Server Apple diretas oleh seorang anak remaja, dia sukses mengunduh 90GB data ‘secure files’ bahkan berhasil mengakses data milik pelanggan Apple.

Aksi peretasan tersebut rupanya tidak hanya dilakukan sekali saja. Anak remaja tersebut—yang namanya tidak bisa saya sebutkan karena alasan hukum—melakukannya ketika dia masih berumur 16 tahun sampai sekarang, secara bertahap dan terus-menerus.

Menurut pengakuannya, dia memiliki kunci akses yang biasa digunakannya untuk keluar masuk ke dalam server untuk mengakses data-data pelanggan.

Aksi tersebut pada akhirnya diketahui oleh Apple dan akses yang tidak dikenali itupun dilaporkan kepada FBI untuk ditindak-lanjuti. Ketika ditemukan, serangan tersebut ternyata berasal dari Australia.

FBI akhirnya menghubungi AFP (Australian Federal Police) yang ikut bergabung dalam operasi penangkapan tersebut. Kasus ini pada akhirnya dinyatakan sebagai sebuah investigasi internasional.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan oleh FBI dan AFP menyatakan bahwa anak remaja Australia tersebut memang tengah populer di kalangan komunitas peretas.

Dia menggunakan VPN dan alat-alat lain untuk menghindari pelacakan dan mengubur jejak digital yang ditinggalkan, namun Apple sendiri rupanya sudah mencatat serial number dari Macbook yang digunakan untuk meluncurkan serangan.Dia akhirnya ditangkap AFP.

(kox)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya
loading…