Sabtu, 25 Agustus 2018 - 08:19 WIB

Proyek Milyaranya Rupiah Yang Di Duga Dikerjakan Asal – Asalan, ini Masalahnya

Blitar/Trenggalek – Proyek yang di kerjakan PT Istaka, dalam Proyek Perancangan dan Pembangun Terintragasi Anjungan Cerdas Di Wilayah Pengembangan Strategis ( Jogya, Prigi,Blitar,Malang ) secara multi years, yang lokasi di jalan raya Trenggalek – Ponorogo Desa Nglinggis Kabupaten Treggalek, tampaknya diduga di kerjakan tidak sesuai spek.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 56.869.172.700 (inc.ppn 10%) dari APBN tahun 2016,21017,2018, dengan nomer kontrak HK.02.03/BPIW-PPKP3/VII/2016/017 tertanggal 29 Juli 2016, dikerjakan dengan multi years, saat ini mendapat sorotan miring dari LSM GAKI wilayah Jawa Timur, di mana proyek ini di duga di kerjakan tidak sesuai spek, sehingga kwalitas bangunan jelek.

“ saat kami cross cek di lapangan, kami menemukan beberapa bagian kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan dan di biarkan saja, padahal proyek masih sedang berjalan “, kata Saiful Anwari selaku ketua LSM GAKI Jawa Timur, Sabtu (25/8/18) di Solo.

Pihak PT Istaka saat di temui saiful, untuk di mintai keterangan mengenai seputar pelaksanaan pekerjaan, baik kepala pelaksana dan beberapa staf teknis yang ada di kantor menurutnya bukam dan terkesan tidak ko-operatif.

“ tambah lagi yang kami temukan bukanya kondisi bangunan aja yang jelek namun juga di duga dikerjakan tidak sesuai dengan spek “ tandasnya.

Prihal yang sama juga disampaikan Andi, yang juga selaku ketua LSM GAKI Daerah Tulungagung, di saat yang sama mengikuti acara Rembuk Nasional bersama KPK di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.

“ fungsi dari konsultan pengawas pekerjaan tidak jalan alias kurang kontrol sehingga terkesan adanya persengkokolan yang mengakibatkan pembiaran mutu dari pekerjaan sangat jelek. Ditambah lagi kami menemukan beberapa bagian pekerjaan seperti pelataran paving banyak yang retak, batu bata merah yang terpasang pada dinding bahan bakunya kwalitasnya jelek. Bukan begitu saja pasangan batu merahnya mulai mengelupuas dari susunan pemasangan “, ungkap Andi dengan nada kecut.

Sampai berita ini di terbitkan deliknews mencoba untuk mengklarifikasi informasi itu lewat salah satu sumber yang tidak bisa kami sebutkan namanya karena kode etik, dan dari pihak PPK proyek tersebut lewat media washapp menyampikan akan memberikan statemenya minggu depan. Dengan alasan masih repot dan banyak pekerjaan yang harus segera di selesaikan.

Artikel ini telah dibaca 112 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Displin Gunakan Masker Sesuai Protokol Kesehatan

Oleh : Rengganis Prameswari Beberapa bulan ini kita memakai masker untuk memenuhi protokol kesehatan. Sayangnya...

25 September 2020, 20:35 WIB

Pilkada Serentak, Sahabat Polisi Ajak Rakyat Taat Protap Covid-19 dan Jaga Stabilitas Keamanan

Jakarta –  Organisasi Sahabat Polisi, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk taati protap kesehatan covid-19 selama...

Sahabat Polisi saat menggelar audiensi dengan Divhumas Polri, Senin (4/5)

25 September 2020, 19:12 WIB

Covid-19 Masih Ganas, Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Oleh : Agung Priyatna Penyebaran corona makin ganas. Bahkan ada lonjakan pasien beberapa hari ini....

24 September 2020, 21:39 WIB

Mewaspadai Manuver KAMI Jelang Pilkada 2020

Oleh : Putu Prawira Indonesia akan mengadakan pemilihan kepala daerah serentak, desember 2020. Namun acara...

24 September 2020, 19:30 WIB

Omnibus Law Ciptaker Tidak Menghilangkan Mekanisme Pesangon

Oleh : Raavi Ramadhan Pemerintah telah menginisiasi Omnibus Law Ciptaker sebagai terobosan di bidang regulasi....

24 September 2020, 17:55 WIB

Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19

Akhir-akhir ini penyebaran Covid-19 semakin meluas, termasuk di Indonesia, per-22 September 2020, jumlah kasus positif...

24 September 2020, 15:42 WIB

loading...