Senin, 27 Agustus 2018 - 19:23 WIB

Media Asing Soroti Kasus Tegur Suara Adzan

Jakarta – Media-media internasional ramai memberitakan tentang Meiliana di Tanjung Balai, Sumatra Utara yang divonis 18 bulan penjara karena mengeluhkan volume azan yang dinilainya terlalu keras. Perempuan itu dianggap terbukti menghina agama Islam.

Newsweek, majalah mingguan Amerika Serikat mengangkat berita tersebut dengan artikel berjudul ”Woman Complains About Noise From Mosque, Gets 18 Months in Prison”. Sedangkan media Inggris, Sky News menuliskan bahwa vonis tersebut kemungkinan akan memicu kekhawatiran bahwa imej Islam di Indonesia dipengaruhi oleh para radikal. Dengan judul artikel ”Woman jailed in Indonesia for complaining mosque was too noisy”, media Inggris itu juga mengutip pernyataan pengacara Meiliana, Rantau Sibarani, yang mengatakan tak ada bukti jelas penistaan agama.

”Kasus ini tampaknya sangat dipaksakan. Ini hanya untuk memenuhi keinginan orang-orang,” ujar Sibarani seperti ditulis Sky News. Sky News juga menuliskan tentang Meiliana yang akan mengajukan banding atas putusan ini.

Media Al-Jazeera mengangkat berita ini dengan judul ”Indonesia jails woman for ’insulting Islam’ over mosque ’noise’”. Begitu pula media Arab News yang menuliskan judul artikel ”Indonesia woman irked by mosque noise convicted of blasphemy”.

Media Inggris, The Independent mengutip pernyataan Usman Hamid, direktur eksekutif Amnesty International Indonesia yang menyerukan Pengadilan Tinggi Sumatra Utara untuk membatalkan vonis terhadap Meiliana tersebut.

Sementara, Media Australia, ABC News juga mengangkat berita tersebut dengan judul ”Indonesian Buddhist woman imprisoned after complaining mosque is too loud”. Begitu pula koran berbahasa Inggris tertua di Malaysia, New Straits Times yang memberi titel artikelnya ”Indonesian Buddhist jailed for blasphemy after complaining mosque ’too loud’”.

Media Singapura, The Straits Times juga memberitakannya dengan judul ”Woman jailed in Indonesia for complaining about volume of mosque’s speakers”. Juga media India, NDTV yang memilih judul ”Indonesian Woman, Who Complained About Mosque Being Too Loud”.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

loading...
Baca Lainnya

Staf Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Diduga Tampung Suap Eksportir Benur Edhy Prabowo

Jakarta – Ainul Faqih staf anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi...

Sufmi Dasco, Ketua Harian DPP Partai Gerindra

23 Januari 2021, 22:03 WIB

Menolak Radikalisme dan Khilafah Demi Keutuhan NKRI

Oleh: Anwar Sadat Ibrahim (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Tangerang) Sejak 1998,...

23 Januari 2021, 11:06 WIB

UU Cipta Kerja Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja penting sebagai landasan transformasi ekonomi dalam rangka memacu...

23 Januari 2021, 08:24 WIB

Gempar, Pasien Covid-19 Terekam CCTV Mesum di ruang Isolasi

NTB – Laman media sosial tengah viral dengan video mesum pasien Covid-19 yang terjadi di...

22 Januari 2021, 23:11 WIB

OPM Menyerang Rumah Ibadah Di Intan Jaya Papua

Oleh : Rebecca Marian OPM agaknya enggan menyerah dan terus membuat ulah. Nyawa-nyawa yang telah...

22 Januari 2021, 22:54 WIB

SIG Prioritaskan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat

Jakarta, deliknews – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program Corporate Social Responbility (CSR)...

22 Januari 2021, 10:55 WIB

loading...