Batam – Sopir di Batam, kepulauan Riau mengeluh lantaran mereka dipaksa membayar sejumlah uang untuk mendapatkan nomor antrian penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.

Tak tanggung-tanggung, uang yang harus dibayar Sopir terbilang mahal, mereka harus merogoh koceh senilai Rp150 juta jika ingin mendapatkan nomor antrian penumpang.

Salah satu sopir yang enggan namanya di mediakan, mengaku dirinya harus membayar senilai Rp 150 juta jika ingin mendapat pass masuk dan terdaftar dalam Kopkar Bandara Hang Nadim.

“Iya pak, kami harus bayar 150 juta itu setiap kendaraan. Pembayaran itu dilakukan agar kami dapat beroperasi di Bandara”Kata Sopir kepada deliknews.com, Senin (10/9)

Dikatakan dia, Sopir membayar uang masuk itu kepada Koperasi AURI Batam, untuk pengelolaan taxi sendiri dibawah KOPKAR BP Batam.

“Ada banyak sopir yang terpaksa menjual kendaraan mereka beserta pass masuk Bandara, nilainya juga besar antara Rp300 juta hingga Rp400 juta tergantung jenis kendaraan”Ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis pihak Koperasi Bandara Batam belum dapat dihubungi mengenai ikhwal ini.

(gn)