Senin, 24 September 2018 - 21:23 WIB

Mahasiswi Azerbaijan Nilai Kemajuan Indonesia Setelah Kepimpinan Jokowi

JAKARTA, Deliknews.com – Akademisi, Media, Mahasiswa dan Pengusaha deklarasikan gerakan masyarakat anti Hoax dalam diskusi bersama mahasiswa dengan tema “Mengangkat Harga Diri Bangsa di Kancah Internasional”. Deklarasi ini dilakukan menanggapi maraknya peredaran berita palsu alias hoax di media sosial di Indonesia belakangan ini.

Kegiatan deklarasi diadakan pada sela-sela diskusi nasional di Café&Resto Dapoer Darisam, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (24/9/2018). Deklarasi ini diharapkan bisa menarik minat masyarakat untuk sosialisasikan berita positif dan tidak menyebarkan berita palsu di media sosial maupun lingkungan masyarakat.

Bambang Purwanto (Redaktur Internasional Antara) sebagai pemateri diskusi menuturkan bahwa menjaga harga diri bangsa Indonesia dapat dimulai dengan tidak menyebarkan konten berita hoax.

“Untuk kemajuan NKRI dan keberlangsungan pembangunan nasional, harus bergotong-royong menyebarkan konten positif yang menumbuhkan optimisme bangsa,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bastian Zulyeno (Dosen FIB Universitas Indonesia) menambahkan bahwa selain menangkal berita hoax, masyarakat juga harus partisipatif dalam mempromosikan keunggulan Indonesia.

“Masyarakat harus cerdas, bukan hanya menangkal hoax tapi juga partisipatif dalam promosi keunggulan Indonesia agar dapat respon positif di Internasional,” ujar dosen yang sedang melakukan penelitian hubungan masuknya Islam di Indonesia dengan Azerbaijan.

Ade Munadi (Ketua Pelaksana ICF 2018 di Baku Azerbaijan) juga menuturkan bahwa saat ini Indonesia mendapat perhatian dunia lewat suksesnya pelaksanaan Indonesia Cultural Festival 2018 di Baku Azerbaijan.

“Salah satu cara untuk menangkal hoax dan mengangkat harga diri Bangsa Indonesia lewat aktifnya Indonesia menyelenggarakan acara di Internasional salah satunya yaitu Indonesia Cultural Festival 2018 di Baku Azerbaijan” kata Ade.

Disaat pembacaan deklarasi gerakan masyarakat anti hoax, juga turut hadir mahasiswi asal Azerbaijan yang akan melanjutkan studi strata 2 (S2) di ITB, ketika dimintai pendapatnya mengapa memilih Indonesia sebagai destinasi studi selanjutnya, Gulnar Babasesa menyatakan bahwa dirinya jatuh cinta dengan Indonesia.

“Saya jatuh cinta dengan Indonesia, karena Indonesia sangat aman, dilihat oleh pembangunan infrastruktur yang sangat pesat dilakukan oleh bapak presiden (Jokowi) saya makin mantap untuk melanjutkan studi S2 di Indonesia” ujar Gulnar yang berbicara sambil terbata-bata kepada para awak media.

Diharapkan dengan terselenggaranya deklarasi gerakan masyarakat anti hoax, dapat menciptakan kultur yang membangun dan positif kepada pemerintah untuk kedepannya dapat mengayomi dan mengangkat harga diri bangsa Indonesia di kancah Internasional.

Artikel ini telah dibaca 112 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Manuver KAMI Bermuatan Politis

Oleh : Ahmad Bustomi Masyarakat dipusingkan dengan ulah anggota KAMI yang mejeng di berita TV...

29 September 2020, 03:55 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Keberlanjutan Otsus

Oleh : Abner Wanggai Pemerintah memberikan sinyalemen untuk melanjutkan Otsus Papua. Otsus tersebut dianggap membawa...

29 September 2020, 03:48 WIB

Lihat, Ketum BPI KPNPA Sebut KPK Lamban

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menyebut dan mengapresiasi atas kinerja...

Ketua BPI KPNPA RI TB Rahmad Sukendar, Rabu (4/3)

28 September 2020, 17:52 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Oleh : Ade Istianah Angka penambahan pasien positif Covid-19 masih terus terjadi yang menandakan masih...

28 September 2020, 17:00 WIB

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

loading...