Sabtu, 29 September 2018 - 13:27 WIB

Locus Chain Foundation Bermitra dengan Republik Kongo untuk Mengembangkan Sistem Nasional yang Mutakhir

– Lembaga satuan tugas strategis akan memfasilitasi pembangunan sistem e-government Nasional berdasarkan platform blockchain Locus Chain

SINGAPURA, 29 September 2018 /PRNewswire/ — Locus Chain Foundation (Locus Chain) yang berkantor pusat di Singapura meneken perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Republik Demokratik Kongo untuk mendirikan dan mengelola lembaga satuan tugas, dalam rangka pembangunan sistem e-government yang berdasarkan platform teknologi blockchain Locus Chain. Locus Chain juga mengumumkan pembentukan lembaga penelitian setempat guna mendukung dan memfasilitasi kegiatan operasional satuan tugas yang baru didirikan.

SangYoon Lee, Chairman, Locus Chain Foundation, meneken perjanjian kerja sama strategis dengan Theore Mugalu, Menteri Utama, Republik Demokratik Kongo

Satuan tugas ini terbentuk pada Mei lewat kemitraan strategis dengan Pemerintah Republik Demokratik Kongo untuk menerapkan Locus Chain di tingkat nasional, sehubungan dengan proyek pembangunan sumber daya nasional, sistem distribusi dan keuangan.

Rencana ini memasuki tahap lanjut dan konkrit. Satuan tugas ini, terdiri atas sejumlah pakar lokal dan pejabat senior serta pengembang utama dari Locus Chain Foundation, bertanggung jawab mengurangi kesalahan serta akhirnya membangun sistem e-government berdasarkan blockchain.

Perjanjian kerja sama diteken di beberapa kantor pemerintah Republik Demokratik Kongo oleh para perwakilan Theore Mugalu, Menteri Utama, Republik Demokratik Kongo, Bank Sentral Kongo dan Menteri Keuangan dan beberapa perwakilan industri pertambangan. Mereka membahas berbagai peluang kerja sama untuk mendukung lembaga satuan tugas tersebut, serta pembentukan Locus Chain Foundation Research Institute di negara tersebut.

Proyek tersebut berawal dengan proses blockchaining yang lengkap pada empat sistem bank data pemerintah. Platform blockchain Locus Chain akan diterapkan untuk pembangunan sumber daya nasional, sistem produksi dan proses distribusi — industri-industri penting di Republik Demokratik Kongo — serta sistem manajemen bank sentral.

Proyek ini juga akan membangun sistem yang dibutuhkan dalam manajemen nasional, termasuk keamanan program kesejahteraan masyarakat seperti pertanian, manufaktur, jasa, perawatan kesehatan, pencegahan kejahatan dan komunitas. Beberapa sistem tersebut juga akan dibangun berdasarkan teknologi blockchain.

SangYoon Lee, Chairman, Locus Chain Foundation, bilang, "Dari konsultasi yang dilakukan bersama beberapa pejabat pemerintah Republik Demokratik Kongo, kami menyimpulkan, lembaga satuan tugas ini — terdiri atas beberapa pakar di Kongo dan anak usaha setempat milik Locus Chain — akan melakukan pengendalian mutu yang penting lewat pembentukan dan promosi proyek. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Demokratik Kongo atas janjinya untuk mendukung pendirian perusahaan lokal, termasuk keringanan pajak."

Lee menambahkan, "Jika proyek pembangunan sistem e-government berdasarkan teknologi blockchain Locus Chain berhasil dituntaskan, sistem tersebut akan berperan penting dalam mempercepat pembangunan Republik Demokratik Kongo, sebagai salah satu negara yang paling kaya akan sumber daya di dunia, serta bersumbangsih terhadap kepentingan nasional."

Tentang Locus Chain Foundation

Locus Chain Foundation Pte, Ltd. berdiri di Singapura pada 2018, untuk mengembangkan platform berbasis Blockchain dan bisnis terkait. Dibentuk oleh para pengembang asal Korea, berbagai mitra dan penasihat bertaraf internasional, Locus Chain Foundation akan menawarkan akses terjangkau bagi platform yang andal, aman sehingga menjamin akuntabilitas dan transparansi. Lewat berbagai kantor di Singapura, Seoul dan Dubai, perusahaan memiliki jangkauan dan kemitraan global demi mewujudkan rencananya untuk menjadi solusi blockchain bagi berbagai perusahaan internasional dan penduduk dunia.

Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20180928/2251681-1

Artikel ini telah dibaca 70 kali

loading...
Baca Lainnya

Program Belt and Road dari Tiongkok hadirkan berbagai peluang baru dalam sinergi kesehatan transnasional

BEIJING, 1 Oktober, 2018 /PRNewswire/ — Program Belt and Road dari Tiongkok merayakan hari jadi...

1 Oktober 2018, 20:33 WIB

Pioneer Bantu Pengendara Mobil untuk Meningkatkan Mutu Audio dengan Jajaran Produk Tahun 2019 yakni Speakers, Subwoofers A-Series dan DEQ-S1000A Universal Sound Processor

SINGAPURA, KUALA LUMPUR, Malaysia dan BANGKOK, 1 Oktober 2018 /PRNewswire/ — Pioneer Electronics AsiaCentre, pemimpin...

1 Oktober 2018, 16:00 WIB

Bekraf Umumkan Wakil Indonesia Pavilion untuk Venice Art Biennale 2019

Menempati area booth 4x lebih besar, lebih dari 400 karya seni akan ditampilkan dalam satu...

1 Oktober 2018, 12:02 WIB

‘Beijing Opera’ tunjukkan kolaborasi yang luar biasa antara Kebudayaan Indonesia dan Tiongkok

JAKARTA, Indonesia, 30 September 2018 /PRNewswire/ — Sebagai bentuk apresiasi kebudayaan terbaik di dunia, Meikarta...

30 September 2018, 10:32 WIB

Memulai rencana penanaman pohon baru untuk restorasi hutan pencegah bencana

AEON Group Menanam Pohon Mangrove untuk Jakarta yang Lebih Baik Acara Peringatan 60 Tahun Hubungan...

28 September 2018, 15:53 WIB

AETOS Memenangkan Penghargaan Broker NDD Terbaik di Ajang UK FOREX Awards

LONDON, 28 September, 2018 /PRNewswire/ — AETOS Capital Group meraih penghargaan "Best Forex NDD Broker"...

28 September 2018, 11:00 WIB

loading...