Senin, 1 Oktober 2018 - 22:18 WIB

Pengasuh Ponpes di Tambakberas Tidak Rela Namanya Masuk di Timses Prabowo

JOMBANG, Deliknews.com – Salah satu pengasuh Pesantren di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, KH M Irfan Sholeh, meminta namanya dicoret dari daftar tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Hal itu dinyatakan Irfan Sholeh menanggapi beredarnya daftar nama tim pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 untuk wilayah Jawa Timur. Dalam daftar tersebut terdapat nama KH M Irfan Sholeh yang masuk ke struktur dewan pembina.

Nama KH M Irfan Sholeh sebagaimana tertulis dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur, diyakini oleh Kiai Irfan adalah namanya. Dia terkejut karena namanya masuk ke Timses Prabowo-Sandi.

“Saya kaget, kok (nama saya) masuk di situ. Dicantumkan, termaktub di situ sebagai salah satu kiai yang menjadi tim sukses Pak Prabowo,” kata Irfan Sholeh, Kamis (27/9).

Nama KH M Irfan Sholeh tercantum dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur. Struktur tim pemenangan itu juga dipublikasikan pada laman http://kpujatim.go.id, diterbitkan pada 22 September 2018, pukul 20.26 WIB.

Kiai Irfan merupakan pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah di lingkungan Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Dalam deretan pengasuh Pesantren di Tambakberas, Irfan termasuk dalam jajaran kiai sepuh.

Merasa dicatut

Mantan ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, itu membantah dirinya terlibat dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi.

Selama ini, kata Irfan Sholeh, tidak ada komunikasi terkait perlibatan dirinya dalam tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi. “Belum (berkomunikasi), tidak satupun,” bebernya.

Irfan meminta namanya dicoret dari daftar tim pemenangan Prabowo-Sandi. Dia menyatakan tidak ingin mengecewakan para wali santri serta alumni Pesantren Tambakberas karena keterlibatannya dalam tim pemenangan capres-cawapres.

“Saya menghormati wali santri, alumni. Wali santri dan alumni kan ada yang di Pak Jokowi, ada yang di Pak Prabowo. Kalau memihak salah satu, saya takut menyakiti santri saya sendiri,” tutur Gus Irfan, sapaan akrabnya.

“Tapi saya tetap akan berdoa, mana yang lebih¬†anfa'(bermanfaat) dan lebih barokah untuk dijadikan oleh Allah sebagai imam di negeri ini,” tambah KH Irfan Sholeh.

Gus Irfan mengungkapkan, jika bantahan atas keterlibatannya dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi dirasa tidak cukup, dirinya akan melakukan sejumlah upaya agar namanya dihapus dari daftar tim pemenangan Prabowo-Sandi.

Sejauh ini, Kiai Irfan mengaku belum mengetahui cara menghilangkan namanya dalam daftar tim pemenangan Prabowo-Sandi. “Saya tidak tahu prosedurnya bagaimana,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 190 kali

loading...
Baca Lainnya

Warganet dan Milenial Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 Melalui Vaksinasi Nasional

Oleh : Putu Prawira Program Vaksinasi akan segera di gelar di Indonesia. Warganet dan milenial...

25 Januari 2021, 06:59 WIB

Walikota Surabaya terpilih Erick Cahyadi suntik “immun booster” Tftt-biotech

Surabaya – Akhir akhir ini peningkatan pasien Covid-19 di Indonesia terus meningkat, salah satu program...

24 Januari 2021, 17:28 WIB

Dukung Vaksinasi, Kalangan Santri Nusantara Bersama Media Siaran Santri Gelar Live Podcast Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasi

Data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan, pada Agustus – Desember ditemukan ada 712 hoaks...

24 Januari 2021, 11:09 WIB

Staf Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Diduga Tampung Suap Eksportir Benur Edhy Prabowo

Jakarta – Ainul Faqih staf anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi...

Sufmi Dasco, Ketua Harian DPP Partai Gerindra

23 Januari 2021, 22:03 WIB

Menolak Radikalisme dan Khilafah Demi Keutuhan NKRI

Oleh: Anwar Sadat Ibrahim (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Tangerang) Sejak 1998,...

23 Januari 2021, 11:06 WIB

UU Cipta Kerja Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja penting sebagai landasan transformasi ekonomi dalam rangka memacu...

23 Januari 2021, 08:24 WIB

loading...