Kamis, 25 Oktober 2018 - 21:13 WIB

Santri dan Jurnalis Deklarasikan Gerakan Bersama Melawan Berita Hoax Untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

JAKARTA, Deliknews.com – Santri, jurnalis dan pengajar pondok pesantren Mendeklarasikan Anti Berita Hoax Untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan pada acara Diskusi bertema “Peran Publikasi Media : Antara Berita Hoax dan Capaian Kebijakan Ekonomi Pemerintah Indonesia” yabg diselenggarakan di bilangan Kemang Jakarta Selatan ,Kamis (25/10) yang dihadiri kalangan santri dan jurnalis serta pengusaha dari komunitas alumni pesantren.

Lukman Rimadi selaku pembicara pertama diskusi mengatakan bahwa santri juga harus berperan melawan berita hoax yang kian marak di tengah prestasi pemerintah membangun pondasi ekonomi bsngsa.

“saat ini santri harus gotong royong dalam melawan berita hoax dengan prestasi yang dimiliki pemerintah, sehingga masyarakat dapat mengetahui infromasi yang benar” ujar Lukman.

Lebih lanjut, Erdy Nasrul yang merupakan pembicara kedua diskusi mengatakan bahwa masyarakat terutama santri harus bisa memilih mana berita hoax dan mana yang bukan.

“cara memilih berita hoax dengan yang tidak yaitu dengan tabayyun (konfirmasi) secara mandiri dsn jangan terpancing untuk langsung menyebarkan” kata Erdy.

Hafyz Marshal Selaku Perwakilan Komunitas Jurnalis Pesantren dan pemimpin redaksi kataindonesia.com menambahkan bahwa kinerja pemerintah saat ini patut diapresiasi oleh kalangan santri seluruh Indonesia.

“banyak pesantren-pesantren yang terletak di pedesaan sudah merasakan hasil dari kebijakan pemerintah, contohnya akses menuju pesantren yang semakin baik seperti perbaikan jalan di pedesaan yang gencar dilakukan pemerintah” kata Hafyz selaku panitia acara.

Acara diskusi tersebut juga mendapat respon positif dari Fadly Huseen, pengajar di salah satu Pondok Pesantren di daerah Jakarta Selatan yang hadir pada diskusi dengan mengatakan bahwa akan menginformasikan dan mensosialisasikan kepada kalangan santri di berbagai pesantren tentang cara menangkal berita hoax.

“dengan hadirnya saya di acara diskusi ini, saya akan memberi pendidikan kepada santri dimulai dari pondok pesantren srndiri tentang cara bagaimana menangkal berita hoax” ungkap Fadly.

Diharapkan dengan terselenggaranya diskusi ini dapat memunculkan semangat bagi kalangan santri agar dapat berperan besar menangkal berita hoax dengan prestasi yang dilakukan pemerintah saat ini. Forum juga mensepakati menggerakan santri agar bergotongrotong memproduksi dan menyebarkan konten-konten positip yang menumbuhkan optimisme bangsa.
Diharapkan setiap santri menjadi kantor beriita dari konten konten positip tentang leunggulan bangsa.

Artikel ini telah dibaca 87 kali

loading...
Baca Lainnya

Otsus Jilid 2 Meningkatkan Prestasi Pemuda Papua

Oleh : Sabby Kosay Pemuda Papua adalah anak bangsa yang memiliki hak untuk mendapat pendidikan...

26 September 2020, 05:27 WIB

Mewaspadai Provokasi Isu PKI

Oleh : Angga Gumelar Isu PKI dan komunisme selalu jadi bahan serangan ke lawan politik...

25 September 2020, 21:06 WIB

Masyarakat Displin Gunakan Masker Sesuai Protokol Kesehatan

Oleh : Rengganis Prameswari Beberapa bulan ini kita memakai masker untuk memenuhi protokol kesehatan. Sayangnya...

25 September 2020, 20:35 WIB

Pilkada Serentak, Sahabat Polisi Ajak Rakyat Taat Protap Covid-19 dan Jaga Stabilitas Keamanan

Jakarta –  Organisasi Sahabat Polisi, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk taati protap kesehatan covid-19 selama...

Sahabat Polisi saat menggelar audiensi dengan Divhumas Polri, Senin (4/5)

25 September 2020, 19:12 WIB

BNI Life Terima 3 Penghargaan di Ajang Teropong Insurance Award

PT BNI Life Insurance menerima 3 penghargaan di ajang Teropong Insurance Award 2020 yang diselenggarakan...

25 September 2020, 12:30 WIB

Covid-19 Masih Ganas, Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Oleh : Agung Priyatna Penyebaran corona makin ganas. Bahkan ada lonjakan pasien beberapa hari ini....

24 September 2020, 21:39 WIB

loading...