Minggu, 28 Oktober 2018 - 09:36 WIB

Ini Cara Pendidikan Pengajaran Nahwu Sorof untuk Generasi Santri Milenial

SALATIGA, Deliknews.com – Tradisi literasi (membaca dan menulis) Arab menempati posisi penting dalam perkembangan dunia ilmu pengetahuan Islam. Ia menjadi jembatan penghubung antara ajaran Islam (wahyu al-Qur’an) dengan peradaban-peradaban (terutama khazanah intelektual). Tradisi literasi juga sangat berguna, karena mampu mendokumentasikan wahyu dalam bentuk teks tertulis, yang memungkinkan untuk dikaji oleh generasi Islam pada masa-masa selanjutnya termasuk generasi milenial saat ini.

Melalui workshop metode pengajaran Nahwu shorof dan metode Tamyiz di Pondok pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (WALI), Salatiga, Jawa Tengah. (27/10), acara tersebut turut dihadiri oleh Husein Sanusi sebagai praktisi media serta diikuti oleh guru – guru TPQ dari daerah Salatiga dan sekitarnya.

Pimpinan Ponpes Wali, Kyai Anis Maftuhin mengatakan, akan menciptakan insan Literasi dikalangan santri Ponpes Wali.

“Kemajuan literasi Islam sangat ditentukan oleh kemampuan generasi muslim dalam menguasasi ilmu nahwu sorif Sebagai kunci untuk memahami mayoritas literasi Islam yang berbasis bahasa arab,” ungkap Kyai Anis Maftuhin kepada para peserta.

Senada dengan Kyai Anis Maftuhin, Pembina yayasan Wali, Luqman Hakim Arifin menambahkan bahwa pengajar pesantren harus melek teknologi agar pembelajaran semakin inovatif.

“Para pengajar pendidikan Islam harus adaptis dengan perubahan teknologi dan kultur genarasi. Hal itu agar pelajaran yg diajarkan menjadi semakin menarik bagi milenial,” kata Luqman.

Diketahui pengajaran ilmu Nahwu Shorof  sebenarnya hanya membahas dari pola kalimat, unsur kalimat, dan strukturnya. Bersama dengan metode Tamyiz (metode cepat 100 jam) diharapkan santri dapat mahir terjemah Al-Qur’an dan membaca kitab kuning.

Artikel ini telah dibaca 494 kali

loading...
Baca Lainnya

KAMI Ancam Persatuan Bangsa

Oleh : Ahmad Kurniawan Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia (KAMI) ditolak mentah-mentah oleh masyarakat, karena dianggap...

19 September 2020, 21:41 WIB

Restoratif Justice Rezka Oktoberia Di Setujui Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Tokoh Luak 50 Kota: Alhamdulillah

Keluarnya Peraturan Kejagung RI nomor 15 tahun 2020 di sambut baik oleh masyarakat. Apresiasi untuk...

19 September 2020, 15:29 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIM  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

loading...