Blitar – Sudah berkali – kali dipertanyakan, namun tak kunjung jawab. Alasanya pihak yang menangani lagi tugas luar kota.

Hal itu, yang terjadi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Jawa Timur pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bidang Badan Milik Negara (BMN) di surabaya, saat dipertanyakan prihal keberadaan pengusaha egg tray yang menempati tanah dan bangunan aset miliknya.

Namun menurut sumber yang telah di rangkum oleh deliknews.com, bahwa aset tersebut sekarang sudah dilimpahkan pengelolaanya kepada Dinas Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) Jawa Timur pada Unit Pelayanan Teknis (UPT) Malang.

” Aset tersebut sekarang pengelolaanya sudah di serahkan kepada Dinas Pengairan, adapun lebih janjut kami tidak bisa memberi keterangan, karena bukan tufoksinya. ” kata Deni selaku staf bagian tata laksana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas di Wiyung Surabaya Rabo (15/11) via media washapp.

Akan tetapi sejak kapan pelimpahan tersebut dilakukan, belum ada keterangan yang dapat disampaikan, karena masih menunggu konfermasi dari pihak yang menangani dari (UPT) Malang.

” ibu wiwik saat ini masih ke luar kota untuk rapat di Bondowoso, sepulangnya akan saya sampaikan prihal permintaan keterangan tersebut, ” tutur Suyoto selaku pegawai Dinas Pengairan Jatim yang tidak mau menyebutkan jabatanya Kamis (15/11) via media washapp.

Ternyata, mengenai pengusaha yang menempati tanah aset tersebut adalah seorang pengusaha dan kontraktor terkenal di Blitar sebut saja EK menantu dari Susilo Prabowo alias Embun yang sedang tersangkut kasus penyupan walikota Blitar M. Samanhudi Anwar dan yang beralamatkan di Jalan Cemara.

Foto : kondisi lokasi pabrik egg tray yang menempati tanah dan bangunan milik BBWS Surabaya yang sudah dilimpahkan pengelolaanya pada Dinas Pengairan Jawa Timur.

” pabrik ini yang punya pak EK…dan kantornya ada di jalan Cemara, ” terang salah satu karyawan yang berada di lokasi pabrik itu, Jumat (16/11) Sore Wib.

Saat didatangi ke kantornya untuk dimintai keterangan lebih lanjut, pemilik pabrik egg tray tersebut tidak ada di tempat (kantor).