Rabu, 21 November 2018 - 14:35 WIB

Debra Caleg PDIP Mojokerto

Debra Caleg PDIP Mojokerto

Blunder, Debra Caleg Cantik PDIP Mojokerto Ini, Terancam Penjara

Surabaya – Media sosial menjadi sarana komunikasi antar individu kala waktu senggang, jika salah menciutkan kalimat, maka bakal ketimpa konsekuensi hukum.

Seperti yang dialami, Debra Septia Eka Haris Putry (31), Calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mojokerto ini.

Lantaran berkomentar soal tuduhan Teroris ke salah satu pengguna facebook, Ibu kelahiran 1987 tersebut bakal tak bisa mengikuti proses pemilihan umum, sebab namanya kini tengah diproses dengan tuduhan hinaan dan pencemaran nama baik.

Dalam komentar yang dilontarkan Debra itu berawal dari sebuah postingannya, yang kini diduga telah dihilangkan yang bersangkutan.

Lalu, dikomentari oleh Muhammat Guntur Budiawan dengan nada bercanda dan menyebut tersangka, kemudian di sahut oleh Debra dan menyebut Guntur adalah teroris, komentar itu tertulis lantaran postingan Debra yang menyebarkan foto kampanye memasang baliho.

Menanggapi hal itu, Herwin Arwa SH, Devisi Hukum Sahabat Polisi, di Jakarta (21/11) mengatakan komentar calon anggota legislatif ini patut diduga menyerang kehormatan seseorang dan tidakan ini merupakan tindakan inmoralitas karena yang bersangkutan tidak bisa membangun komunikasi yang baik dengan publik” Kata Herwin.

“Ya, yang bersangkutan saudari DS dapat dituduhkan melanggar pasal 310 KUHP dan UU ITE pasal 27 ayat 3 dengan ancaman penjara 6 tahun dan denda RP 1 Milyar”Katanya

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Debra sendiri belum dapat di klarifikasi mengenai maksud dan tujuan penyebutan soal Teroris yang diarahkan ke Guntur Budiawan.

Artikel ini telah dibaca 957 kali

loading...
Baca Lainnya

Polemik Wartawan VS Humas Pemprov Jatim. Sejumlah Jurnalis Mulai Menguak Dana Covid19

Surabaya – Polemik antara humas pemprov jatim dengan sejumlah wartawan nampaknya berbuntut panjang. Sejumlah jurnalis...

7 Mei 2020, 01:39 WIB

Miliki Belasan Pil Ekstasi, Dani Dituntut Sembilan Tahun Penjara

SURABAYA,- Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang perkara narkoba dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum...

4 Mei 2020, 19:25 WIB

Bhakti Sosial KOGARTAP III /SBY Bagikan 750 Paket Sembako Ke Warga Bluru Kidul Sidoarjo

Sidoatjo – Komando Garnisun Tetap (Kogartap) III Surabaya menggelar bakti sosial (baksos) sebagai bentuk kepedulian...

22 April 2020, 18:10 WIB

Jual Sabu Sabu dan Pil Ekstasi, Warga Kenjeran Divonis 5 Tahun Penjara

SURABAYA, – Abdul Harris Yusuf Kurniawan, (50) warga jalan Kenjeran Surabaya, akhirnya divonis 5 tahun...

21 April 2020, 23:12 WIB

Divonis 4 Tahun Penjara, DuaTerdakwa Narkotika Malah Menggoda Jaksa Penuntut Umum

SURABAYA – Pengadilan Negeri Surabaya akhirnya memutus 2 pengguna narkoba yaitu terdakwa 1 Yahya dan...

20 April 2020, 21:55 WIB

Peduli Dampak Corona, Warga Gading Indah Regency Surabaya Bagi Bagi Nasi Bungkus Dan Masker gratis

Surabaya – Bertempat di jalan raya kertajaya dan Jalan Manyar . Ibu ibu perumahan Gading...

15 April 2020, 17:14 WIB

loading...