Debra Caleg PDIP Mojokerto Ancam Elektabilitas Partai, Bakal Dipecat?

  • Whatsapp
Debra Septia Eka (Facebook)

Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mewanti-wanti kadernya agar tidak terlibat masalah hukum atau membuat pernyataan kontroversial yang berimplikasi hukum.

Hal itu menurut Megawati, karena dapat mengancam elektabilitas partai. Demikian kata Megawati dalam pidatonya di Rakor bidang Politik dan keamanan di kantor PDIP Jakarta, 3 Mei 2018 lalu.

Menghubungkan kasus Debra Septia Eka Haris Putri (31) calon anggota legislatif kabupaten Mojokerto soal tudingan teroris kepada salah satu netizen di timeline akun facebook Debra Septia, justru akan merusak citra partai.

“Satu masalah yang dibuat satu orang dapat berdampak pada kelembagaan, apalagi dalam pernyataan tuduhan seorang caleg yang merupakan representasi partai tentu akan menciderai elektabilitas partainya”Kata Bambang Smit, pengamat politik dan ketua Aliansi ormas dan LSM Jatim, Sabtu (24/11)

Lebih lanjut kata dia, tindakan yang dilakukan tersebut membuat kualitas kader PDI Perjuangan dapat dinilai rakyat. Padahal pernyataan yang semestinya dilayangkan di sosial media mestinya berbobot dan intelek. Katanya

“Sudah semestinya kader tersebut dipecat Partai, dan diberikan sanksi karena telah merusak elektabilitas, dan kepercayaan publik mengenai kualitas partainya”Ucap Pria asal Surabaya, Jatim tersebut.

Sementara itu, Sri Untari Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim saat mengetahui adanya kabar salah satu calegnya tersebut, mengaku berterima kasih atas informasinya.

“Terima kasih atas informasinya ya” Singkat Untari.

Terpisah, Sahabat Polisi melalui ketua devisi hukum, Herwin Arwa SH, menilai dalam kasus tersebut Debra dapat dijerat dengan UUITE pasal 27 ayat 3, dalam pasal tersebut sanksi hukuman penjara 6 tahun dan denda Rp1 Milyar.

Herwin yang turut mengadvokasi netizen yang dituduh sebagai teroris itu bahkan akan melaporkan dugaan pencemaran itu ke Bareskrim Polri.

“Mestinya sebagai kader Partai juga calon legislatif dapat melakukan komunikasi dengan baik didepan publik, agar tidak terjadi inmoralitas”Katanya

Sementara itu, Debra Septia Eka hingga saat ini belum mau berkomentar dan menutup diri dari media, dia juga belum dapat diklarifikasi.

(fai)

Pos terkait

loading...