Nasional

Sabtu, 24 November 2018 - 10:41 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Mengontrol Ahmad Dhani Saja Prabowo-Sandi Tidak Bisa! Apalagi Mengurus Negara!

Deliknews.com – Gerakan tagar #2019GantiPresiden sangat ternodai dengan ucapan Ahmad Dhani dan temannya di sebuah video yang sudah viral. Padahal Mardani Ali Sera (PKS) si penggagas gerakan itu sudah mengklaim bahwa gerakan mereka itu berpegang pada prinsip edukasi publik dengan cara elegan dan santun. Santun? Elegan? Sejak kapan orang bilang “idiot” itu dianggap elegan dan santun? Jelas sekali sebutan “idiot” diarahkan kepada warga masayrakat lain. Sementara temannya Ahmad Dhani menyebut “Banser idiot”. Ahmad Dhani pun tidak mau mengakui bahwa apa yang dia ucapkan, ataupun temannya ucapkan sungguh tidak elegan dan santun. Ini ada koordinasi sama Mardani nggak sih?

Di lain pihak, Prabowo sudah berpesan, yang dititipkan kepada Sandiaga, agar tim mereka ikut menjaga kelancaran acara Asian Games. Caranya yaitu dengan memastikan tidak adanya kegaduhan politik. “Saya juga ingin menyampaikan pesan Pak Prabowo kepada seluruh jubir Prabowo-Sandi, 3 minggu ke depan jangan mengomentari hal-hal yang negatif,” kata Sandiaga pada hari Jumat bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Sehari sebelum perhelatan Asian Games resmi dibuka. Prabowo menurut Sandiaga berharap agar gelaran Asian Games 2018 berjalan lancar tanpa kegaduhan politik. Sandiaga memastikan dilakukannya pemantauan terhadap ‘cuitan-cuitan’ politik. “Karena kita tak ingin hal-hal yang negatif membangkitkan energi yang negatif bagi atlet kita. Tak boleh, dan ini akan kita pantau. Kita sampaikan kepada teman-teman kita memantau, kalau ada pernyataan yang negatif dan saling menyerang akan kita pantau dan catat,” sambung Sandiaga. “Karena kita tak ingin mengganggu konsentrasi atlet kita yang berlaga bagi Asian Games. Semua statement harus positif harus saling mendukung dan mensupport agar prestasi kita sukses. Semuanya, khususnya jangan bicara politik. Kita akan jeda, karena ini perhelatan akbar,” ujarnya.

Entah bagaimana koordinasi di antara mereka, partai-partai yang tergabung dalam koalisi pendukung paslon Prabowo – Sandiaga. Apa tidak ada sinkronisasi dan koordinasi di antara Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat? Masak pesan Prabowo itu hanya disampaikan kepada para awak media? Terus berharap semua tim membaca berita gitu? Padahal Mardani kan termasuk petinggi PKS. Tinggal ditelpon. Apakah ada sesuatu di antara Sandiaga dan Mardani, sehingga pesan Prabowo tidak sampai ke Mardani?

Kemudian di antara Mardani Ali Sera dan Ahmad Dhani juga nggak nyambung. Yang satu bilang “santun”, yang satu bilangnya “idiot”. Ahmad Dhani ini partainya Gerindra. Namun, dia kan yang sudah ditunjuk menjadi salah satu penggerak deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Surabaya? Lah kok nggak nyambung juga? Sandiaga juga tahu kok tentang kondisinya di sana bagaimana. Dia mempersoalkan kenapa izin acara deklarasi tidak dikeluarkan oleh pihak kepolisian setempat. Kok nggak ada ngomong ke Ahmad Dhani terkati pesan Prabowo di atas itu? Iya, Ahmad Dhani sama sekali tidak mengetahui adanya pesan itu.

“Saya nggak tahu kalau ada imbauan soal itu. Nggak tahu saya,” kata Ahmad Dhani.

Akhirnya, Sandiaga pun mau tidak mau harus merespon perkataan Ahmad Dhani itu dengan mengungkapkan ketidakcocokan perkataan Ahmad Dhani dengan instruksi Prabowo.

Menurut Sandiaga dalam situasi politik seperti sekarang ini, siapapun tokoh politik diharapkan bisa mengeluarkan komentar yang lebih baik dan tidak berkomentar negatif. “Menurut saya alangkah baiknya kita tidak menggunkan kata-kata yang mendegradasi atau mendowngrade. Kita gunakan kata-kata yang seharusnya menyanjung, kata-kata yang mengangkat semangat, memotivasi, itu yang ingin kita gunakan dalam Pilpres 2019,” kata Sandiaga hari ini tadi.

Menurut Sandiaga, dengan berkomentar yang baik dan positif maka diharapkan akan timbul semangat dan motivasi. Dari situ akan timbul energi positif yang dapat memajukan bangsa. Komentar negatif Ahmad Dhani ini bertentangan dengan instruksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang meminta seluruh kader untuk tidak berkomentar negatif, terlebih selama penyelenggaraan Asian Games 2018.

Bilangin juga ke Mardani, dong! Orang yang punya acara dan gerakan kan dia. Mardani juga harus bertanggung jawab kenapa Ahmad Dhani ini ngomongnya nggak elegan dan santun.

Sandiaga juga harus bertanggung jawab kenapa pesan Prabowo tidak sampai pada Ahmad Dhani, kader Gerindra ini. Dan pastinya, Prabowo juga harus bertanggung jawab kenapa dia tidak bisa mengendalikan kadernya yang satu itu. Kenapa Ahmad Dhani juga tidak menegur temannya yang berambut gondrong itu ketika tahu temannya menyebut Banser (NU) dengan kata “idiot”.

Mengontrol Ahmad Dhani dan Mardani saja Prabowo – Sandiaga tidak sanggup! Apalagi mengurus sebuah negara sebesar dan sekaya Indonesia ini. Yakin mau dipimpin sama mereka?

Artikel ini telah dibaca 101 kali

Baca Lainnya
loading…