500 Orang Terdiri Dari Penyuluh Pertanian Dan Gapoktan Hadiri Pencanagan ” Petani Go-Online ” Dari Kementrian Kominfo


1.4k shares

Blitar – Untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan pendapatan Petani melalui aplikasi jejaring internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, mengajak dan mengenalkan aplikasi digital ‘Petani Go-online’ di Kabupaten Blitar.

Sosialisasi petani go-online dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari para penyuluh petani Dinas Pertanian dan Pangan serta Gapoktan se-kabupaten blitar yang tersebar di 22 kecamatan, Selasa (4/12/2018) di pendopo kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Kanigoro.

Menurut Bupati Blitar Rijanto, digitalisasi pada sektor pertanian diharapkan mampu menjawab isu-isu permasalahan yang acapkali dihadapi oleh petani bukan untuk menggantikan peran dari pemangku kepentingan melainkan untuk mempermudah penyaluran informasi.

Foto : Bupati Blitar Rijanto berbaju coklat saat di wawancarai dengan media usai acara

Selain itu, dengan adanya kemudahan informasi, petani dapat meningkatkan produktivitas, penjualan yang mudah, sehingga memberikan peluang pertumbuhan ekonomi petani dan mempunyai daya saing tinggi.

” Program ini, tentunya sangat baik sekali. Petani dapat meningkatkan pemahaman pengetahuan seputar tehnologi pertanian, peluang perkembangan pasar, kemudahan penjualan, hanya dengan mengakses aplikasi digital petani go-online tidak perlu ke mana-mana cukup dengan cara itu tadi online saja, ” jelas Rijanto.

Dalam rangka mendukung dan implementasi digitalisasi Kementerian kominfo yang memiliki 7 program strategi digitalisasi yaitu pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, transportasi dan logistik keuangan pariwisata, dan ekonomi kreatif, Bupati Blitar mengajak memperluas pemanfaatan aplikasi informasi dasar bagi petani untuk dikembangkan dengan sendirinya.

” Serasa dunia dalam gemgaman. Apa yang dibutuhkan, selalu ada dan tersedia dengan cepat untuk disajikan. untuk itu, pemanfaatan aplikasi digitalisasi pertanian ini perlu dikembangkan, ” tandasnya.

Ditempat yang sama, Wawan Widianto selaku Plh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar mengungkapkan, ” Bahwa UMKM yang sudah go-public dan menggunakan aplikasi digitalalisasi ini adalah Desa Kaweron Kecamatan Wlingi. UMKM-nya sudah mempunyai komunitas kurang lebih 4700 untuk komunitas Bukalapak. Dan mereka mendapat juara 1 nasional untuk event Bukalapak, ” ungkap wawan.

Perlu diketahui, petani go-online nantinya bisa memanfaatkan pengembangan ide dan informasi, mengakses pasar-pasar pertanian dan pada prinsipnya memotong mata rantai jual beli. (kmf)


Like it? Share with your friends!

1.4k shares

Comments

comments

Choose A Format
Poll
Membuat polling dan votting
Berita
Posting Berita dengan format normal dan gambar landscape
List
Buat berita dalam beberapa bagian atau next post
Video
Menampilkan video Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Upload Atau Gif