Bupati Blitar, Deklarasikan Bebas ODF Di Tahun 2020

- Pewarta

Selasa, 4 Desember 2018 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar – Open Defecation Free (ODF) atau Tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS) merupakan salah satu pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) oleh Kementrian Kesehatan, dan merupakan salah satu indikator dari Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC)

Dalam hal ini, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto MM, secara langsung hadir dan membuka dalam acara Deklarasi Kecamatan Kademangan bebas ODF dan Pertemuan Koordinasi Dan Sinkronasi Percepatan Desa / Kelurahan Universal Akses Sanitasi 2020, yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan kader ODF Kecamatan Kademangan pada Selasa (4/12/2018) di room hall wisata Kampoeng Coklat.

Acara di dihadiri oleh seluruh kader ODF yang terdiri dari Organisai Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Blitar, camat, Forpimda, PKK, Dharma Wanita, jajaran UPTD Kesehatan dan Kader Desa/ Kelurahan Kecamatan Kademangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutanya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto MM, mengatakan, ”¬†kesehatan masyarakat sangatlah erat dengan prilaku dan lingkungan. Prilaku berperan dalam menentukan derajat kesehatan, dan lingkungan memiliki pengaruh besar. Sehingga perlu menjaga lingkungan agar Kesehatan terjaga, ” ucapnya.

Foto : Bupati Blitar Drs. H. Rijanto dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Kospardani saat mendampingi wawancara dengan media.

Sedangkan tujuan diadakan kegitan itu, menurut Bupati adalah untuk merubah prilaku hidup sehat tanpa buang air besar di sembarang tempat. Selain itu, Bupati mengaharap peran masyarakat sangatlah dibutuhkan dalam ikut andil menjaga kebersihan lingkungan di wilayahnya masing-masing dengan tidak membuang sampah ke sungai dan Buang air besar di sungai. Dengan ini mustahil tanpa adanya dukungan dan keterlibatan masyarakat serta Dinas terkait untuk mewujudkan Kabupaten Blitar bebas dari ODF.

” Upaya kerja keras semua komponen dengan perencanaan yang komperhensif, sinergitas kerja dan koordinasi intensif sangat lah diperlukan untuk percepatan Desa/ Kelurahan bebas ODF menuju universal akses sanitasi tahun 2020, ” tutur Rijanto.

Adapaun target Pemkab Blitar di tahun 2020 bebas ODF maka, perlu adanya anggaran. Hali ini nantinya adanya dukungan dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten Blitar, APBdes dan CSR. sedangkan pelaksanaan di lapangan bisa gotong royong oleh masyarakat di bawah kendali Desa maupun Kelurahan. Pendukung lainya, justru dukungan dari TNI/POLRI sangatlah besar dalam hal ini.

” Mudah – mudahan sesuai target, di tahun 2020 akan terselesaikan sesuai harapan. Ini tentunya, tidak lepas dari peran serta masyarakat dan bersinergi dengan aparat pemerintah seperti TNI / POLRI, didukung dengan anggran berbagai sektor yaitu APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten Blitar, APBdes dan melalui CSR, ” tandasnya.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Kuspardani menegaskan, sangatlah diperlukan kesadaran masyarakat untuk mendukung program ODF. Selanjutnya, ada tiga kompenen masyarakat yang di perlukan. yaitu, meliputi peran pemuda sebagai generasi bangsa, peran kelompok perempuan dalam melakukan sosialisasi kepada para ibu-ibu dan yang terakhir kelompok organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut andil menyampaikan dampak lain yang akan di derita jika sering melakukan buang air besar di sembarang tempat.

Selain itu, melalui bantuan jamban bagi yang tidak mampu, yang tersebar di beberapa Kecamatan yang ada, merupakan program real yang sudah dilakukan. Dan tentunya dapat memberikan motivasi kepada yang lain untuk tidak berprilaku buruk. Tidak sampai di situ saja terebosan – terobosan lain dilakukan seperti pelatihan pembuatan jamban, nantinya masyarakat diharapkan mampu membuat jamban sehat dan lebih irit, ” tutup Kospardani. (adv, Humas)

Berita Terkait

Makan Bandeng Bareng Petani Desa Sentul Sidoarjo, Bambang Haryo Bilang Mantep
Konsisten, Bambang Haryo Dorong BPJS Gratis Untuk Petani
Hari Tani Nasional, Bambang Haryo Dorong Peningkatan Produktivitas Petani Sidoarjo
Kawal Langsung, Bambang Haryo Konsisten Melanjutkan Program Bedah Rumah di Sidoarjo
Bambang Haryo Dorong Pasar Tradisional di Digitalisasi
Untuk Keberlanjutan Pendidikan SBI Salurkan Beasiswa
Minim Perhatian, Woodball Tuban Berharap Keberuntungan Porprov VIII Jatim
Dikeluhkan Warga, Bambang Haryo Respon Cepat Sungai di Sidoarjo Ini Jadi Bersih

Berita Terkait

Kamis, 28 September 2023 - 08:42 WIB

Ternyata Sejak Awal Proyek BTS 4G Bakti Kominfo Terindikasi Praktik Bisnis Tidak Sehat Pengadaan Jasa Konsultan

Rabu, 27 September 2023 - 23:12 WIB

Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap Salim Lays di Balikpapan

Rabu, 27 September 2023 - 21:26 WIB

Tabrak Kapolsek Benowo Saat Razia, Dinar Aji Dituntut 3 Tahun Penjara

Rabu, 27 September 2023 - 18:58 WIB

Sat Lantas Polres Nias Selatan Rutin Gatur Pagi

Rabu, 27 September 2023 - 18:38 WIB

Rincian Biaya Proyek BTS 4G yang Ditangani Kejagung

Rabu, 27 September 2023 - 14:25 WIB

BPK Temukan Indikasi Kerugian Besar Biaya Angkut Pengadaan Minyak Mentah

Rabu, 27 September 2023 - 11:48 WIB

Audit Kemendesa PDTT, BPK Temukan Belanja Fullboard Tidak Diyakini Rp1,8 Miliar

Rabu, 27 September 2023 - 02:59 WIB

Candra Dituntut 1,5 Tahun pada Kasus KDRT, Kuasa Hukum Sebut Hanya Cakar-Cakaran

Berita Terbaru

Regional

Tim Tabur Kejari Surabaya Tangkap Salim Lays di Balikpapan

Rabu, 27 Sep 2023 - 23:12 WIB

Regional

Sat Lantas Polres Nias Selatan Rutin Gatur Pagi

Rabu, 27 Sep 2023 - 18:58 WIB

Ilustrasi Menara BTS

Jakarta

Rincian Biaya Proyek BTS 4G yang Ditangani Kejagung

Rabu, 27 Sep 2023 - 18:38 WIB