Minggu, 9 Desember 2018 - 12:44 WIB

Polres Ciamis Kembali Razia Miras Jelang Nataru , 8 Orang Terciduk

CIAMIS – Perang terhadap peredaran minuman keras (miras) terus digaungkan Polres Ciamis Polda Jawa Barat. Apalagi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tinggal menghitung hari.

Sabtu 8 Desember 2018, Polres Ciamis melalui Polsek Pangandaran menggelar Operasi Cipta Kondisi dalam rangka antisipasi menjelang Nataru dengan sasaran miras.

Operasi dipimpin oleh Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, melibatkan Panit I Reskrim Ipda Yaya Koswara, Panit I Lantas Ipda Dahlan dan puluhan anggota dari Polsek Pangandaran.

Dalam operasi tersebut sedikitnya delapan orang yang diduga memiliki atau mengedarkan miras dari berbagai jenis berhasil diamankan.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, pihaknya tidak mau kompromi dengan peredaran miras di wilayah hukum Polres Ciamis.

“Kami akan tindak tegas bagi siapa saja yang kedapatan melanggar hukum, baik memiliki ataupun dengan sengaja menjual atau mengedarkan miras,” tegas Kapolres.

Lulusan Terbaik Akpol 2001 ini menambahkan, miras tidak hanya merusak moral masyarakat, khususnya para generasi muda. Lebih dari itu, efek peredaran miras dikhawatirkan mengganggu situasi kamtibmas di Ciamis.

“Kami ingin menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, bersih dari miras,” terang Kapolres.

Adapun delapan orang yang terciduk dalam operasi Cipta Kondisi Polres Ciamis adalah Suryono dengan brang bukti 6 botol miras jenis anggur merah, 9 botol miras jenis kilin, 37 botol miras jenis arak hitam.

Selanjutnya Pardan 2 botol miras jenis Intisari dan 1 botol miras jenis anggur merah. Anton 2 botol miras jenis kilin dan 1 botol miras jenis anggur merah. Dede Marsono 2 botol kecil miras jenis arak hitam dan 1 botol miras jenis intisari serta Arief Maulana dengan barbuk 2 botol miras jenis arak putih.

Ada pula Hadi Sudrajat yang terciduk dengan barang bukti 2 botol miras jenis kilin dan 1 botol miras jenis anggur merah. Muslihun 2 botol miras jenis arak killin dan 2 botol miras jenis anggur merah. Terkahir adalah Tian Purwanto 2 botol miras jenis anggur merah, 1 botol miras jenis intisari dan 1 botol miras jenis arak hitam.

“Jumlah keseluruhan barang bukti yang di sita sebanyak 40 botol miras jenis arak hitam, 13 botol miras jenis anggur merah, 17 botol miras jenis Killin dan 4 botol miras jenis Intisari,” pungkas Kapolres.

 

 

Artikel ini telah dibaca 11414 kali

loading...
Baca Lainnya

Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Mempercepat Penanganan Covid-19

Oleh : Andi Atgas Pandemi covid-19 telah kita lalui selama berbulan-bulan, namun kita tak boleh...

29 November 2020, 03:13 WIB

Masyarakat Mendukung Penerapan UU Cipta Kerja

Oleh : Dodik Prasetyo UU Cipta Kerja yang diresmikan oktober 2020 lalu baru bisa dijalankan...

29 November 2020, 03:05 WIB

Masyarakat Papua Tolak Provokasi Separatis

Oleh : Agnes Lokbere Kaum separatis terus memprovokasi agar warga asli Papua mau membelot ke...

29 November 2020, 02:49 WIB

Masyarakat di Daerah Menolak Kunjungan Rizieq Shihab

Oleh : Zakaria Rizieq Shihab tiba di Indonesia dan bersemangat untuk melakukan safari ceramah. Namun...

28 November 2020, 22:55 WIB

Penceramah Gunakan Ujaran Kebencian Layak Ditinggalkan

Oleh : Raavi Ramadhan Ceramah Habib Rizieq memiliki ciri khas, yakni penuh kontroversi dan menggemparkan....

28 November 2020, 07:03 WIB

Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif Untuk Masyarakat

Oleh : Dodik Prasetyo Pemerintah terus bekerja keras untuk menyediakan obat dan vaksin guna memutus...

28 November 2020, 06:52 WIB

loading...