Senin, 10 Desember 2018 - 18:48 WIB

Tersangka Kasus UU ITE Blitar Trijanto, Melaporkan Dua Orang Saksi Penyebab Adanya Unggahan Di Akun Facebooknya

Blitar – Paska status Trijanto, dedengkot LSM KRPK Blitar dan aktivis anti korupsi yang statusnya dinaikan menjadi tersangka, terkait tuduhan pelanggaran UU ITE masalah penyebaran berita surat pemanggilan KPK palsu. Hal ini, membuat gerah orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu, sehingga dilaporkan ke Polres Blitar.

Hari ini Senin (10/12), pihak tersangka Trijanto mendatangi Polres Blitar tidak terkait memenuhi panggilan penyidik, melainkan untuk melaporkan saudara Yosi (anak Ketua Kadin Kabupaten Blitar) dan Tiyon (staf Dinas PUPR Kabupaten Blitar) karena dianggap orang pertama mengetahui surat palsu tersebut dan menyebabkan Trijanto memposting di akun facebook.

Dalam laporanya, Trijanto juga membeberkan bahwa, Yosi juga telah memberitahukan surat panggilan palsu KPK itu ke tiga wartawan di Blitar. Nama Yosi sendiri diketahui setelah dipanggil penyidik sebagai saksi untuk penyebaran dan pembuat surat palsu KPK.

Alasan, melaporkan kedua orang yang tahu terlebih dulu soal surat itu, sehingga untuk mendorong polisi agar membongkar lebih jauh lagi tentang kasus ini. Dari mana asal muasal adanya surat KPK palsu itu, padahal Bupati Blitar dan staf PUPR belum menerima suratnya,” ungkap Trijanto.

Trijanto juga menceritakan kronologi mengapa unggahan itu dilakukan, karena sebelumya saya telah ditemui Staf PUPR Kabupaten Blitar,yaitu Tiyon. Dia curhat kepada Trijanto mengeluh mendapat surat panggilan pemeriksaan dari KPK yang tertanggal Rabu (10/10/2018).Dari pada itu, saudara Yosi juga, mengirimkan foto sampul surat palsu KPK melalui WA yang diterima Trijanto pada Kamis (11/11/2018). Kemudian sehari sesudahnya pada Jumat (12/10/2018), saya mengunggah foto sampul surat palsu KPK itu di akun medsos facebook, ” jlentrehnya.

Tambah lagi, Trijanto mengaku juga telah mengirim surat ke jubir Kepresidenan dan ke Kapolri, meminta untuk segera menindaklanjuti siapa sebenarnya orang yang membuat surat palsu KPK dan dugaan teror bom itu. Pasalnya sudah mencatut nama institusi KPK dan Undang undang Terorisme.

Artikel ini telah dibaca 140 kali

loading...
Baca Lainnya

KPU Tuban Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati – Wabup

Tuban – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menggelar Launching dan Pengambilan Nomor Urut Pasangan...

24 September 2020, 21:32 WIB

Bantu UMKM Klaster Perikanan Untuk Berkembang, SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha...

19 September 2020, 03:28 WIB

Bupati Tuban Perpanjangan Pembatasan Jam Malam

Tuban – Bupati Tuban, H Fathul Huda, memperpanjang pembatasan jam malam di seluruh wilayah Bumi...

15 September 2020, 20:39 WIB

Pengurus Pusat KBPPAL Harus Bisa Bersinergi Dengan Mabes TNI AL

Surabaya – Kopdar kecil-kecilan para inisiator KBPPAL (Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) dari Jakarta,...

13 September 2020, 21:48 WIB

HUT FKPPI ke 42, Anggota PD XIII FKPPI Jatim Menggelar Donor Darah

Surabaya – Untuk menyambut HUT FKPPI ke-42, Pengurus PC 1330 KB FKPPI Surabaya menggelar bhakti...

13 September 2020, 12:49 WIB

SIG Manfaatkan Lahan Pascatambang Tanah Liat di Tuban Menjadi Kebun Pisang Cavendish

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan kawasan lahan pascatambang tanah liat Pabrik...

10 September 2020, 15:17 WIB

loading...