Regional

Rabu, 12 Desember 2018 - 07:33 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, M. Saleh, diruang kerjanya, Selasa (11/12/18).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, M. Saleh, diruang kerjanya, Selasa (11/12/18).

Sekda Pasaman Tegaskan Penempatan Tim Kerja Porprov Harus Profesional

Pasaman, – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Padang Pariaman, pada tanggal 18 – 29 November kemarin, menyisakan kejanggalan bagi masyarakat Kabupaten Pasaman.

Pasalnya, penetapan SK tim kerja Porprov oleh ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman, dinilai kurang profesional. Hingga Sekda Pasaman, M. Saleh angkat bicara.

Pada SK tim kerja Porprov ini, KONI Pasaman menjadikan Calon Legislatif (Caleg) juga pengurus KONI sebagai salah satu anggota tim kerja Humas.

Ketua KONI Pasaman, Ahmad Zein mengatakan tugas tim kerja Humas di Porprov, untuk meliput dan memberitakan kegiatan.

Kemudian dalam pantauan awak media, Caleg tersebut tidak hadir di kegiatan itu, dan ada juga anggota tim kerja lainnya.

Dalam menanggapi permasalahan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, M. Saleh, menegaskan penempatan SK pada Porprov harus profesional.

“Ketika diberi amanah, betul – betul dilaksanakan, dalam penempatannya harus profesional”, tegasnya saat dimintai tanggapan terkait permasalahan tersebut, Selasa (11/12/18).

Ia katakan, organisasi itu banyak pengorbanan, ketika diamanahkan harus mampu mengorbankan waktu dan pikiran.

“Harapan kedepan, generasi muda dapat merasakan olahraga sebagai kebutuhan, sehingga ada motivasi yang akan bermuara ke prestasi. Untuk mendorong rasa kebutuhan itu, perlu ada gerakan dari KONI dan dinas terkait”, ungkap M. Saleh.

(Darlin/*)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

loading…


Baca Lainnya