Kurangi Kegiatan Retenir, Ijon Dan Gadai Gelap Di Masyarakat, Bupati Blitar Bentuk Badan Kredit Desa (BKD) Menjadi PT Lembaga Keungan Mikro (LKM)

- Pewarta

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar – Musyawarah Antar Desa (MAD) kali ini adalah, terkait Transformasi Badan Kredit Desa (BKD) menjadi PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan sekaligus menerima ijin usaha lembaga mikro menjadi PT. LKM BKD dari Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Kediri. Adapun musyawarah digelar pada tanggal 12 Desember 2018 kemarin di Hotel Grand Masion Kota Blitar.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Blitar Drs. H. Rijanto MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Mujianto, perwakilan dari OJK Kediri, para pengurus BKD, Camat dan beberapa kepala desa dan dari Perbankan.

Bupati Blitar Rijanto memberikan apresiasi kepada pengurus BKD dan DPMD selaku fasilitator yang telah berjuang dalam rangka capaian mencapai ijin usaha lembaga keuangan mikro. Kegiatan ini tentunya berorientasi pada sisi keuangan maka pengelola harus amanah dengan berdirinya PT. LKM BKD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau berpesan kepada pengurus PT. LKM BKD yakni untuk bekerja dengan amanah dan bagaimana memarketkan PT LKM BKD ini menjadi PT yang bisa dan dapat diterima oleh masyarakat, PT yang handal dan dapat bermanfaat untuk masyarakat, ” tuturnya saat memberikan sambutan pada musyawarah antar desa.

hal tersebut disampaikan Bupati Blitar Rijanto pada acara musyawarah antar desa dan penyerahan ijin usaha lembaga Keuangan mikro.

Karena ini merupakan lembaga keuangan maka pengurus harus memiliki kejujuran yang diutamakan, kemudian juga konsisten atau ketekunan para pengurus dan berani menentukan melalui kajian dan penelitian, ” tandas Bupati Blitar Rijanto.

Ia menuturkan dengan penyerahan ijin usaha lembaga keuangan mikro ini maka PT. LKM BKD ini harus bekerja maksimal dan dapat berkomunikasi dengan Bumdes dan lembaga keuangan yang dapat dikelola dengan baik, amanah, jujur dan saya yakin kedepan akan berkembang lebih baik lagi, ” tambah Rijanto.

Perwakilan dari Kantor OJK Kediri menuturkan untuk pengembangan perekonomian di desa ini belum maksimal karena banyak potensi-potensi yang memang masih terkendala untuk dikembangkan baik itu dari sisi akses modal selain modal juga pemasaran juga masih terkendala termasuk kualitas standar mutunya harus ditingkatkan lagi agar konsisten.

Ia berharap dengan adanya Lembaga Keuangan Mikro PT. LKM BKD ini bisa memfasilitasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa, menggerakan perekonomian desa dengan fasilitas pembiayaan yang lebih mudah kemudian murah sehingga masyarakat terhindar dari renternir dan ijon.

Perlu diketahui, lembaga BKD yang ada di desa itu, menurut Bupati, lahir pada jaman belanda. Berawal dari iuran masyarakat berupa zakat, sumbang dari penduduk dan hasil panen, yang pada waktu dibentuklah ” lumbung desa “. Tujaanya untuk menimalisir masalah ijon, rentenir, gadai gelap dan kegiatan serupa yang ada di masyarakat. Seiring waktu berubahlah menjadi Badan Kredit Desa (BKD) tahun 1904.

Dan didalam perkembanganya, melalui Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia (BI) no. 31/63/KEP/ DIRR tertanggal 9 juni 1998 ditunjuk BRI sebagai pelaksananya.

” Ahamdulilah Kabupaten Blitar mempuyai 78 lembaga BKD di kelurahan maupun Desa, ” pungkasnya. (adv.hms)

Berita Terkait

Untuk Keberlanjutan Pendidikan SBI Salurkan Beasiswa
Minim Perhatian, Woodball Tuban Berharap Keberuntungan Porprov VIII Jatim
Dikeluhkan Warga, Bambang Haryo Respon Cepat Sungai di Sidoarjo Ini Jadi Bersih
Sambangi Petani Sidoarjo, Bambang Haryo Bantu Selesaikan Persoalan
Sawah di Sidoarjo Alami Kekeringan, Bambang Haryo Turun Lakukan Ini
Tabur Bunga di TMP Sidoarjo, Bambang Haryo Tegas Perjuangkan Hak Veteran
Pengguna Jalan Keluhkan Tumpukan LPA Proyek di Biarkan Hingga Badan Jalan.
Semangat Kemerdekaan, Bambang Haryo Sumbangkan Darahnya Untuk Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 22 September 2023 - 12:39 WIB

Material Bongkar Aset TMII Diduga Dibawa Pihak Ketiga Tanpa Dihitung Nilainya, Sumbar Dapat Apa?

Kamis, 21 September 2023 - 17:20 WIB

Krama Desa Adat Bugbug Geruduk Kantor DPD Bali, Tuntut Klarifikasi AWK

Kamis, 21 September 2023 - 16:01 WIB

Personil Sat Lantas Polres Nisel Gelar Sosialisasi Dan Himbauan

Kamis, 21 September 2023 - 15:47 WIB

Sat Reskrim Polres Nisel Ringkus Pelaku Perampasan Sepeda Motor

Rabu, 20 September 2023 - 23:43 WIB

Polres Nisel Bantu Bersihkan Material Tanah Longsor Yang Menutupi Badan Jalan

Rabu, 20 September 2023 - 22:11 WIB

KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi 2020, Sementara BPK Temukan Beragam Masalah Bansos Masa Risma 2021-2022

Rabu, 20 September 2023 - 21:08 WIB

“SN” PPK Pembangunan RPS SMKN -1 Gomo, Ditahan Kejari Nisel

Rabu, 20 September 2023 - 20:32 WIB

Banjir Melanda Sekitar Kota Teluk Dalam, Personil Sat Lantas Polres Nisel Turun Atas Kemacetan

Berita Terbaru

Bali

Kena Doxing, Pemred wacanabali.com Lapor Polisi

Kamis, 21 Sep 2023 - 22:32 WIB