Surabaya

Rabu, 19 Desember 2018 - 12:25 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Jalan Raya Gubeng Amblas, Dugaan Suap Lippo Group Menguat

Surabaya – Kasus amblesnya jalan raya Gubeng masih menarik perhatian warga kota pahlawan, aktivis Surabaya menduga ada aroma suap dalam proyek Basement RS Siloam.

RS Siloam merupakan Rumah Sakit yang didirikan oleh Lippo Group milik pengusaha kakap Mochtar Riady. Proyek yang saat ini sedang digarap itu dikerjakan PT Nusa Engineering Konstruksi.

Menurut Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, proyek tersebut menyalahi aturan, karena sudah beberapa kali diingatkan Dinas PU tetapi tetap di jalankan.

“Penyebabnya jika saya lihat dari gedung yang ada di sebelah kiri saya ini, jadi karena fondasinya mungkin. Dia dari awal sudah diingatkan oleh Dinas PU, karena kondisi bariernya untuk di jalan itu tidak kuat akhirnya ambruk,” kata Wisnu , Rabu.

Yoyok, Aktivis Surabaya kepada deliknews.com Rabu (18/12) berpendapat bahwa proyek milik Lippo Group itu beraroma Suap, Walikota Tri Rismaharini harus tanggung jawab dibalik amblesnya jalan raya Gubeng.

“Kejadian ini mirip yang terjadi dalam proyek Pakuwon, yang mana ribuan hutan Manggrove habis dikeruk oleh Pakuwon Group, sama halnya dengan proyek Basement, ijinnya dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Surabaya tentunya mereka harus tanggung jawab”Katanya.

Dikatakan dia, Polisi harus segera memanggil Walikota Surabaya untuk dimintai keterangan, lantaran perijinannya juga ikut ditandatangani Walikota.Katanya

Jika ijinnya dikeluarkan Pemkot, kok sampai bisa jalan itu ambruk, kemudian Wawali Surabaya juga mengatakan proyek itu salahi aturan, pertanyaanya, proses perijinannya bagaimana? terang Yoyok.

Sebelumnya, Jalan Raya Gubeng amblas sedalam 10 meter, dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar 100 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB dan memutuskan jalan utama di kawasan itu.

[zombify_post]

Artikel ini telah dibaca 152 kali

Baca Lainnya
loading…