Pemilu 2019

Rabu, 19 Desember 2018 - 17:47 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Survei ini buktikan Jokowi-Maruf cukup kuat di Jatim

Surabaya – Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul telak atas rivalnya Prabowo-Sandi hampir di semua aspek di Jawa Timur. 

Hal itu seperti data yang dikeluarkan Lembaga survei The Initiative Institute (TII) terbarunya, Senin (17/12) di Surabaya.

Berdasarkan penjelasan Peneliti The Initiative Institute, Hari Fitrianto, dari sisi popularitas Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan 96,8 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat 92,3 persen.

Berikutnya, dari sisi liketabilitas atau kesukaan Jokowi-Ma'ruf Amin kembali unggul dengan 89,7 persen. Prabowo-Sandi tertinggal dengan 68,2 persen.

Pun demikian pula dengan elektabilitas. Menggunakan pertanyaan "Jika Pilpres 2019 diadakan sekarang, siapakah calon presiden pilihan anda?", mayoritas responden di Jatim ternyata masih mengidolakan Jokowi.

Selisih presentasinya pun cukup besar. Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan 57,7 persen dan Prabowo tertinggal jauh di angka 19,7 persen. "Hanya 21,1 persen yang menyatakan ragu-ragu," kata Hari pada penjelasannya.

Dengan dasar itu, maka secara hitung-hitungan matematika, TII menyimpulkan bahwa Jokowi-Ma'ruf Amin dipastikan menang di Jatim pada pemilu mendatang. Sekalipun, seluruh suara swing votter berpindah ke Prabowo-Sandiaga.

Namun, hal ini harus didukung dengan kerja Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf yang harus konsisten.

"Selama tidak ada blunder yang cukup serius dari kubu Jokowi dan tokoh-tokoh elitnya masih bisa bekerja untuk Pak Jokowi, saya pikir peta ini tidak berubah," kata CEO The Initiative Institut, Airlangga Pribadi Kusman di tempat yang sama.

"Bahkan, bisa jadi kemenangan Jokowi di Jatim bisa lebih kuat," kata Airlangga yang juga pengajar di Universitas Negeri Airlangga (Unair) ini menambahkan.

Survei ini dilakukan pada 10-18 Oktober 2018. Responden yang digunakan cukup besar, 5500 responden. Dengan responden sebanyak itu, margin of error kurang lebih hanya sekitar 1,32 persen. Serta, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Pada rilis survei bertajuk "Jawa Timur Sebagai Penentu Pilpres 2019" ini, juga turut mengundang Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim terpilih) sebagai pembicara. Serta, Mukhammad Misbakhun, Anggota DPR RI untuk Fraksi Golkar dari dapil Jatim.

[zombify_post]

Artikel ini telah dibaca 16680 kali

Baca Lainnya
loading…