Diprotes DPR Soal Tsunami, Jokowi Minta BMKG Segera Beli Alat

  • Whatsapp
Joko Widodo Presiden meninjau Tsunami Pandeglang

Pandeglang – Presiden Joko Widodo meminta Badan Mateorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk segera membeli alat pendeteksi Tsunami.

Pernyataan jokowi ini, lantaran di protes anggota komisi V DPR-RI mengenai keterkaitan antara bencana Tsunami dengan pagu anggaran yang dipotong Kemenkeu.

“Ke depan saya sudah perintahkan BMKG untuk membeli alat-alat deteksi early warning system yang bisa memberikan peringatan-peringatan dini kepada kita semua, pada masyarakat, sehingga masyarakat bisa menghindar secepatnya,” kata Jokowi di Pandeglang, Banten, Senin (24/12).

Mantan Wali Kota Solo ini juga memastikan, bahwa tsunami di Selat Sunda terjadi di luar perkiraan BMKG.

“Ini betul-betul di luar perkiraan dari BMKG, karena sebelumnya, biasanya itu ada gempa terlebih dahulu, sehingga memang kita melihat kesiapan masyarakat, kesiapan yang baru berliburan, baik di Pantai Carita ini, juga di Pantai di Labuan, di Tanjung Lesung, di Sumur dan tidak memiliki untuk kesiapan untuk menghindar,” jelas Jokowi.

Sebelumnya, Bambang Haryo, anggota komisi V DPR-RI menyesalkan adanya pemotongan anggaran dari 2,9 triliun menjadi 1,7 triliun. Padahal menurut legislator dari dapil Surabaya-Sidoaro ini bahwa anggaran bencana sangat penting untuk menjami keselamatan rakyat Indonesia.

Pos terkait

loading...