Kamis, 10 Januari 2019 - 20:52 WIB

PSI, Partai Misterius Yang Kedoknya Terbuka, Ini Aktornya

Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menjadi perbincangan, lantaran partai yang baru berdiri itu memiliki dana logistik yang tinggi, total yang dilaporkan sebesar Rp185 Milyar.

Dana kampanye, Partai besutan Grace Natalie ini mengalahkan PDI Perjuangan yang hanya Rp113 Milyar dan Gerindra sebesar Rp122 Milyar.

Lalu, siapa dibelakang PSI? 

Dari data akta pendirian PSI, Ketua Dewan Pembina  PSI, Jeffrie Geovanie (50) adalah seorang pengusaha Minang dan sekaligus politikus oportunis kutu loncat yang suka gonta ganti partai.

JG begitu sapaan akrabnya, adalah si empunya Saiful Mujani Research, JG juga merupakan orang yang berada dalam gerbong Hary Tanoe, namun kerjasama mereka gagal.

JG kemudian berada dibalik PKB, dimana patron pemodalnya Rusdy Kirana, pemilik Lion Air, ikut membantu PKB serta memerintahkan lembaga survei milik JG, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) sebagai konsultan politik yang membantu PKB.

JG  pernah bekerja di American Express Bank Ltd Jakarta, Direktur Trego Holdings Ltd Singapore.

Pria kelahiran 5 Agustus 1967 itu, sempat menjadi Direktur Bank Artha Prima Jakarta.

Sementara berdasarkan surat Menkumham M.HH-19AH.11.01 tahun 2017, denhan tanggal 26 September 2017, salah satu yang berada di PSI yaitu Sunny, bekas konsultan Ahok.

Sunny merupakan Master ilmu politik dari Northern Illinois. Dalam pemeriksaan di KPK, Sunny mengakui pernah menjadi narahubung antara Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama dengan para pengembang reklamasi Teluk Jakarta.

Salah satunya Bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan. Sunny dikenal dekat dengan sejumlah konglomerat termasuk taipan minyak kelapa dan ekspor kayu Peter Sondakh, bos PT Sinar Mas Franky Wijaya, dan bos Lippo Mochtar Riady.

Sebelumnya, menurut Grace, Sunny kala itu diajak bergabung ke PSI oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni‎. Jauh sebelum PSI sudah seperti saat ini.

“Mereka sudah kenal lama sebagai sesama peneliti. Sejak PSI awal berdiri,” ujar Grace.

Sejauh ini, pihak PSI belum membuka satupun data penyumbang dana ke partainya yang membuat partai itu terbentuk hingga pelosok Indonesia.

Sejauh ini, redaksi deliknews.com masih kesulitan untuk mengkonfirmasi perihal informasi ke ketua DPP PSI, Grace Natalie, beberapa kali sempat dihubungi via Instagram tetapi tidak dijawab.

*NB : Sebelumnya Tertulis Bank Artha Prima berada dibawah Artha Graha Group, berdasarkan data yang diterima Bank Artha Prima kolaps pada tahun 1995, Bank tersebut baru diakuisisi oleh Artha Graha pada tahun 1997 yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.

[zombify_post]

Artikel ini telah dibaca 5409 kali

loading...
Baca Lainnya

Pilkada Kota Depok 2020, Idris- IBH Didukung Penuh oleh Ikatan Keluarga Santri Depok (IKSD)

Sejumlah dukungan terus mengalir bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok Mohammad...

9 September 2020, 22:56 WIB

Wakil Ketua DPRD Badung: Bupati Jangan Tahan Rp 98 M Dana Corona

Badung – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa meminta...

Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa. (Foto: Deliknews.com)

28 Mei 2020, 19:50 WIB

Terlalu Boros, Badung Minim Ongkos Hadapi Corona

Badung – Kebijakan selama ini dilakukan Giri Prasta sebagai Bupati Kabupaten Badung, Bali dianggap terlalu...

Ilustrasi (Foto: net)

28 Mei 2020, 18:53 WIB

Namanya Kian Melejit, Bambang Haryo Resmi Direkom Golkar di Pilbup Sidoarjo

Sidoarjo – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Sidoarjo semakin menarik, ini setelah Dewan Pimpinan Daerah...

2 April 2020, 11:57 WIB

Ambudi Meradang, Minta Bawaslu Sidoarjo Periksa Anggota DPRD dan Wabup Yang Maju Pilbup

Sidoarjo – Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Ambudi Putra Leksana disemprit Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah...

Ambudi Bacabup Sidoarjo

14 Maret 2020, 16:13 WIB

Bambang Haryo Sebut Budaya Gemar Makan Ikan Cetak Generasi Cerdas

Sidoarjo – Melihat potensi nelayan tangkap ataupun nelayan budidaya di Sidoarjo yang luar biasa, Bakal...

9 Maret 2020, 15:28 WIB

loading...