Abu Bakar Ba’syir Bebas, Jokowi Bohong Perangi Terorisme

- Pewarta

Sabtu, 19 Januari 2019 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Abu Bakar Ba'syir dinyatakan bebas dari hukuman Penjara 15 tahun yang dijalananinya kurang lebih 6 tahun.

Ba'syir Divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam sidang yang digelar Juni 2011.

Ba'asyir dinyatakan terbukti merencanakan dan menggalang dana untuk pembiayaan pelatihan militer kelompok teroris yang mengadakan latihan bersenjata di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembebasan Ba'syir ini, lantaran Jokowi mendapat bisikan Yusril Ihza Mahendra, Jokowi pun menyetujui agar Ba'syir dibebaskan dengan alasan kemanusiaan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada 22 Mei 2018, meminta kejahatan terorisme diperangi dengan cara-cara luar biasa.

Menurut Jokowi, penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi sebelum aksi teror dilakukan sangat diperlukan. Namun, memburu jaringan terorisme sampai ke akar-akarnya tidak hanya cukup sampai di situ.

"Sudah saatnya kita menyeimbangkan dengan pendekatan soft power. Dan saya minta pendekatan soft power yang diakukan bukan hanya dengan memperkuat progam deradikalisasi kepada mantan narapidana teroris, tapi juga membersihkan lembaga-lembaga. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, perguruan tinggi dan ruang-ruang publik, mimbar-mimbar umum dari ajaran-ajaran ideologi terorisme," ujar Jokowi, seperti dilansir Antara.

Pernyataan Jokowi Presiden tersebut bertolak belakang dengan Bebasnya Ba'syir jelang Pilpres 17 April mendatang. Pasalnya, pembebasan itu dicurigai bermotif politik. 

Padahal, rentetan kasus Ba'syir sendiri telah berlangsung sejak 1983 yang mana Abu Bakar Ba'asyir ditangkap bersama dengan Abdullah Sungkar. Ia dituduh menghasut orang untuk menolak asas tunggal Pancasila. Keduanya divonis 9 tahun penjara. Lalu kemudian pada 1985 Ba'syir melarikan diri ke Malaysia.

Setidaknya ada 14 kasus yang dilakukan Ba'syir hingga akhirnya pada 2012 dia dihukum 15 tahun penjara.

[zombify_post]

Berita Terkait

Mengenal Sosok Ketua PAN Gayo Lues, Caleg 2024 Dengan Semangat yang Tinggi
Tokoh Indonesia Bicara Soal Bijak Bermedia Sosial di Era Pandemi Begini Ulasannya
Keren, Iman Imanuddin Jabat Ketua PBVSI Kota Tangerang Selatan
Mewaspadai Manuver Eks HTI
Main Politik Uang, Caleg Gerindra Dapil Jatim 1 Digugat
Prabowo Terima Keputusan MK
BW Sebut Bawaslu Bermasalah
MK Anggap Dalil Menang 52% Prabowo-Sandi Tak Beralasan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 September 2023 - 11:45 WIB

Rekomendasi BPK Tak Tuntas, APH Diminta Periksa Bantuan Alsintan dan Benih Perkebunan di Sumbar

Minggu, 17 September 2023 - 19:53 WIB

Kepala SMKN se Kota Padang Bersatu Majukan Pendidikan: Dra. Sri Wirdani Diberi Penghormatan Pada Acara Perpisahan

Sabtu, 16 September 2023 - 18:54 WIB

Gubernur Sumbar Tanggapi Tindak Lanjut Audit BPK, Ini Deretan Temuan Tahun 2021 dan 2022

Sabtu, 16 September 2023 - 17:17 WIB

SMKN 1 Lubuk Sikaping Tingkatkan Kompetensi Siswa Melalui Program Guru Tamu

Jumat, 15 September 2023 - 21:10 WIB

Dukungan Kadisdik Barlius Kunci Sumbar Sukses Raih 9 Medali di O2SN 2023

Rabu, 13 September 2023 - 18:22 WIB

BPJN Sumbar Soal Minta Sumbangan di Jalan Rusak dan Proyek Jembatan: Tidak Ada Hubungan dengan Kami

Rabu, 13 September 2023 - 18:15 WIB

Aktivitas Minta Sumbangan di Proyek Jembatan dan Jalan Rusak Lintas Sumut – Padang Buat Kesal Pengendara

Rabu, 13 September 2023 - 10:40 WIB

Inovatif Sekda Kota Padang untuk Pengelolaan Keuangan Daerah

Berita Terbaru

Regional

Sat Reskrim Polres Nisel Ringkus Pelaku Perampokan

Sabtu, 23 Sep 2023 - 16:48 WIB