Senin, 28 Januari 2019 - 15:52 WIB

Istana sebut Ba’asyir batal bebas

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan pembebasan bersyarat Abu Bakar Ba’asyir secara otomatis batal jika terpidana terorisme itu berkukuh menolak meneken surat ikrar setia NKRI dan Pancasila.

“Ya kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pikirannya beliaunya, ya begitu (batal),” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1).

Moeldoko menyatakan soal pembebasan bersyarat ini semua tergantung pada Ba’asyir, yang divonis 15 tahun penjara karena terbukti menjadi perencana dan penyandang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh.

Pensiunan jenderal bintang empat itu menegaskan tak ada kompromi soal pengakuan terhadap NKRI dan Pancasila.

“Karena negara sudah mengatakan tidak ada yang bisa dinegosiasikan terhadap NKRI dan Pancasila, itu kunci,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 489 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal dan Teror

Oleh : Zakaria Indonesia telah lama menjadi langganan aksi teror. Berbagai aksi teror yang terjadi...

5 Juni 2020, 00:35 WIB

New Normal Akan Diterapkan, Hindari Euforia Berlebihan

Oleh : Deka Prawira Pemerintah berencana melakukan pemulihan ekonomi melalui New Normal. Namun demikian, masyarakat...

5 Juni 2020, 00:18 WIB

Sahabat Polisi Dukung Kebijakan New Normal

Jakarta – Meski kebijakannya belum diputuskan. Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi mendukung Polri bersiap...

Sahabat Polisi di Polda Metro Jaya, Senin, (13/4) Foto : deliknews.com

4 Juni 2020, 22:22 WIB

Komjen Pol Agus Andrianto: Polri Siap Dukung Penerapan New Normal

Jakarta – Walau kebijakan penerapan tatanan kehidupan normal baru (New Normal) belum diputuskan, Polri telah...

4 Juni 2020, 21:51 WIB

Kapolresta Tangerang Imbau Pemilik Toko Pasang Partisi

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mendorong pemilik toko atau pusat...

4 Juni 2020, 19:40 WIB

Surat Telegram Kapolri Dukung Program Padat Karya Pemerintah

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1576/VI/Ops.2/2020 yang memerintahkan...

4 Juni 2020, 19:12 WIB

loading...