Sulawesi Utara

Sabtu, 2 Februari 2019 - 12:46 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Banjir Manado, 2 Meninggal akibat longsor

Manado – Banjir menggenangi hampir semua wilayah Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).Badan SAR Nasional ( Basarnas) Manado mencatat, hingga Jumat (01/02/2019) pukul 23.38 Wita, sebanyak 2.523 jiwa terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Manado.

“Data sementara dampak banjir dan tanah longsor di Kota Manado,1 Februari 2019, ada 8 kecamatan, 23 kelurahan, 737 kepala keluarga, dan 2.523 jiwa,” kata Humas Basarnas Manado Feri Ariyanto, dalam keterangan tertulis, Jumat. Ia menambahkan, korban meninggal ada 3 orang.

“Dua meninggal dunia karena longsor, dan satu orang meninggal dunia karena hanyut dan sudah ditemukan. Itu tadi data dari BPBD,” ujar Feri.

Menurut dia, saat ini di beberapa lokasi yang terjadi banjir, air mulai surut perlahan. “Tim tetap standby apabila ada laporan-laporan minta evakuasi dan akan langsung bergerak,” kata dia.

Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih akan terjadi hingga Sabtu (02/02/2019) pukul 02.00 Wita dini hari.

“Iya, hujan hingga pukul 02.00 Wita. Namun, tidak semua yang terdampak. Hanya beberapa wilayah,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama, saat dikonfirmasi Kompas.com. Dia mengatakan, hujan sedang berpotensi terjadi di empat wilayah. “Manado, Tomohon, Minahasa, dan Minahasa Utara. Itu wilayah-wilayah yang berpotensi hujan sampai jam 2 pagi nanti. Setelah itu berawan,” ujarnya.

“Dan sesuai pantauan citra satelit dan radar saat ini memang terdapat awan hujan. Tapi sudah tidak seperti siang tadi,” jelas Cariz.

Artikel ini telah dibaca 444 kali

Baca Lainnya
loading…