Sabtu, 2 Februari 2019 - 12:51 WIB

Viral yang bayar kamu siapa? Ternyata ini yang dimaksud Menkominfo

Jakarta – Video ucapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam sebuah acara internal Kominfo viral dan menjadi kontroversial di media sosial, Jumat (1/2/2019).

Video tersebut viral lantaran dalam video itu, Rudiantara melontarkan kalimat “Yang bayar gaji ibu siapa sekarang?” kepada seorang pegawai yang diminta maju kedepan.

Pernyataan it viral di media sosial, sejumlah orang mengira bahwa pernyataan Menkominfo itu terkait Pilpres.

Plt Kepala Biro Humas Ferdinandus Setu melalui keterangan resmi yang diterima Sabtu (2/2) memberikan sejumlah keterangan terkait pemberitaan atas pernyataan Menkominfo Rudiantara kepada salah satu aparatur sipil negara (ASN). Berikut isi penjelasan resminya

1. Dalam salah satu bagian acara sambutan, Mekominfo meminta masukan kepada semua karyawan tentang dua buah desain sosialisasi pemilu yang diusulkan untuk Gedung Kominfo dengan gaya pengambilan suara.

2. Semua berlangsung dengan interaktif dan antusias sampai ketika seorang ASN diminta maju ke depan dan menggunakan kesempatan itu untuk mengasosiasikan dan bahkan dapat disebut sebagai mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.

3. Padahal sebelumnya, Menkominfo sudah dengan gamblang menegaskan bahwa pemilihan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu. Penegasan tersebut terhitung diucapkan sampai 4 kalimat, sebelum memanggil ASN tersebut ke panggung.

4. Dalam zooming video hasil rekaman, terlihat bahwa ekspresi Menkominfo terkejut dengan jawaban ASN yang mengaitkan dengan nomor urut capres itu dan sekali lagi menegaskan bahwa tidak boleh mengaitkan urusan ini dengan capres.

5. Momen selanjutnya adalah upaya Menkominfo untuk meluruskan permasalahan desain yang malah jadi ajang kampanye capres pilihan seorang ASN di depan publik. Terlihat bahwa ASN tersebut tidak berusaha menjawab substansi pertanyaan, bahkan setelah pertanyaannya dielaborasi lebih lanjut oleh Menkominfo.

6. Menkominfo merasa tak habis pikir mengapa ASN yang digaji rakyat/pemerintah menyalahgunakan kesempatan untuk menunjukkan sikap tidak netralnya di depan umum. Dalam konteks inilah terlontar pertanyaan “Yang gaji Ibu Siapa?”. Menkominfo hanya ingin menegaskan bahwa ASN digaji oleh negara sehingga ASN harus mengambil posisi netral, setidaknya di hadapan publik.

7. Atas pernyataan “yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan Ibu”, “keyakinan” dalam hal ini bukanlah dimaksudkan untuk menunjuk pilihan ASN tersebut, melainkan merujuk kepada sikap ketidaknetralan yang disampaikan kepada publik yang mencederai rasa keadilan rakyat yang telah menggaji ASN.

8. Dalam penutupnya sekali lagi Menkominfo menegaskan bahwa posisi ASN yang digaji negara/pemerintah harus netral dan justru menjadi pemersatu bangsa dan memerangi hoaks.

9. Kami menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh.
Demikian penjelasan dari kami, agar dapat menjadi bahan untuk melengkapi pemberitaan rekan-rekan media.

Artikel ini telah dibaca 649 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Calon Menteri Muda Jokowi Ini Cantiknya Kebangetan

Jakarta – Presiden Joko Widodo selalu memberikan kejutan bagi rakyat Indonesia. Mengenai pemilihan Menteri jilid...

Putri Tanjung (Instagram)

21 Agustus 2019, 20:50 WIB

Mantan Gubernur Jatim Soekarwo Dipanggil KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (21/8) memanggil mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim)...

Ledakan Bom di Kartasura

21 Agustus 2019, 12:02 WIB

Pesan Damai Presiden Jokowi Untuk Papua

Jakarta – Kerusuhan akibat ketersinggungan warga di Papua Barat,membuat Presiden Jokowi turun tangan. Presiden pun...

Presiden Joko Widodo di Papua

21 Agustus 2019, 11:54 WIB

Panglima TNI, Respon Cepat Rusuh Papua

Jakarta – Kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat, mendapat respons cepat dari Panglima TNI...

Ilustrasi gerakan OPM

21 Agustus 2019, 10:59 WIB

Boros Anggaran, Anggota DPR Bambang Haryo Kritik Pemindahan Ibu Kota

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Haryo Soekartono menilai pemindahan ibu kota negara...

Bambang Haryo Soekartono di ruang kerjanya

20 Agustus 2019, 17:06 WIB

Rusuh di Manokwari, Ini Penjelasan Kapolri

Surabaya – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan aksi demo yang terjadi di Papua Barat dan...

20 Agustus 2019, 05:17 WIB