Pemilu 2019

Senin, 4 Februari 2019 - 12:13 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Prabowo dan Jokowi di Istana Bogor (Ist)

Prabowo dan Jokowi di Istana Bogor (Ist)

CIA Bongkar Data Pilpres, Jokowi Kalah, Wartawan Jadi Korban

Jakarta – Central Inteligence Agency (CIA) atau Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat membongkar data Pilpres Indonesia 2019.

Informasi CIA yang bocor itu menyebutkan elektabilitas Joko Widodo hanya 35% sementara Prabowo diatas 50%.Hal itu seperti dikemukakan Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), dalam keterangan persnya, Senin.

Data CIA terkait tingkat elektabilitas Jokowi itu, sambung Neta sempat diungkapkan oleh wartawan senior Derek Manangka.

Derek Manangka, yang merupakan pemberi informasi CIA mengenai kekalahan Jokowi ini meninggal dunia, diduga karena serangan jantung.

Kabar meninggalnya Derek Manangka ini dibenarkan Tondy Nugroho, anak dari Derek yang kini bekerja di salah satu perusahaan Televisi terkemuka di Surabaya.

“Bapak meninggal dadakan”Kata Tondy Nugroho via akun facebooknya, dikutip, Senin (4/2).

Masih belum jelas, kematian Derek Manangka ini ada kaitannya dengan informasi Intelijen Amerika Serikat ataukah murni faktor medis.

Data CIA ini memang sempat menjadi polemik dikalangan politisi Indonesia, sebab data rahasia itu membongkar seluk beluk Jokowi dan juga kepastian kekalahan Jokowi.

Kekalahan Jokowi yang diprediksi CIA itu punya relevansi dengan survei yang dilakukan CRC,dalam survei itu disebutkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mampu menyamakan elektabilitas petahana, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dengan memperoleh 47,5 persen.

Diketahui survei itu dilaksanakan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Hasil survei menunjukkan 13 wilayah dimenangkan oleh Jokowi-Ma’ruf, 10 wilayah dimenangkan Prabowo-Sandi dan 1 wilayah hasilnya imbang.

“Itu hasil survei rasional dari total responden sebanyak 1200 orang. Adapun yang belum menentukan pilihan sebesar 12,1 persen. Survei ini dilakukan pada Januari 2019, dengan margin of error sebesar 3 persen,” kata Herman Heizer dalam rilisnya, Jumat.

Sementara untuk pertanyaan yang diajukan kepada responden yakni ”Seandainya pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden Indonesia dilaksanakan pada hari ini, siapa diantara pasangan yang akan Ibu/Bapak pilih?”. Katanya.

Berikut ini elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga berdasarkan 5 survei :

1. Survei Y Publica

Periode: 26 Desember 2018 – 8 Januari 2019
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.200
Margin of error: 2,98%

Hasil:

Jokowi-Ma’ruf Amin: 53,5%
Prabowo-Sandiaga: 31,9%
Belum memutuskan/tidak menjawab: 14,6%.

2. Survei Alvara Research Center

Periode: 11-24 Desember 2018
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.200
Margin of error: 2,88%

Hasil:
Jokowi-KH Ma’ruf Amin: 54,3%
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 35,1%
Undecided voters: 10,6%

3. Survei Indikator

Periode: 16-26 Desember 2018
Metode: random sampling
Responden: 1.220 orang
Margin of error: 2,9%

Hasil:
Jokowi-Ma’ruf Amin: 54,9%
Prabowo-Sandiaga: 34,8%

4. LSI Denny JA

Periode: 5-12 Desember 2018
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.200 orang
Margin of error: 2,8%

Hasil:
Jokowi-Ma’ruf Amin: 54,2%
Prabowo-Sandiaga: 30,6%
Rahasia/tidak menjawab: 15,2%

5. Median

Periode: 4-16 November 2018
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.200 orang
Margin of error: 2,9 persen

Hasil:
Joko Widodo-Ma’ruf Amin: 47,7%
Prabowo-Subianto-Sandiaga Uno: 35,5%
Undecided votters: 16,8%

Artikel ini telah dibaca 79 kali

Baca Lainnya
loading…