Surabaya

Selasa, 5 Februari 2019 - 00:14 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Surabaya Survey Center : Bambang Haryo Punya Modal Besar

Surabaya – Pengamat Politik dari Surabaya Survey Center (SSC) Surokim, menilai Bambang Haryo Soekartono (BHS) punya modal awal yang besar di pertarungan Pileg 2019.

Salah satu indikatornya, yakni dari lima calon anggota legislatif (Caleg) Dapil Jatim 1 (Surabaya, Sidoarjo) nama BHS paling banyak dicari di google search.

Dari lima nama itu, politisi Gerindra, BHS paling banyak di cari dengan angka 45%, disusul Fandi Utomo dari PKB dengan 39%.

Ditempat ketiga, Puti Guntur Soekarno dari PDI Perjuangan dengan 16% pencarian. Sementara Bambang DH PDI Perjuangan 9% dan Adies kadir Partai Golkar 7% pencarian.

“Ini yang disebut Caleg Influencer. Itu bekal awal yang bagus untuk bisa dikenal. Apalagi Dapil Jatim I ini kan metropolitan, masyarakat yang mengakses media online dan semua yang berhubungan dengan internet tinggi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/2).

Ini bisa jadi patokan untuk langkah selanjutnya? Jelas bisa. Orang melihat lewat media, ketika itu terus diakses dan menjadi perbincangan maka harus ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya agar masyarakat mengenal dan memilih.

“Kalau pertempuran lewat udaranya sudah oke, maka cara untuk mendongkrak elektabilitasnya dibutuhkan tahapan berikutnya, yaitu bagaimana supaya disukai dan pada akhirnya dipilih,” cetusnya.

Surokim melanjutkan, dari sejumlah hasil survei yang dilakukannya, Caleg Influencer rata-rata mendapatkan hasil sesuai targetnya.

“Hasil Pileg biasanya linier sejak tahapan awal hingga hasil akhir. Mulai dari diperbincangkan, disukai dan dipilih. Dan Pak Bambang Haryo saya kira punya modal awal yang bagus untuk itu,” tukas Dosen Komunikasi Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Diketahui, nama Bambang Haryl lewat google trends terpantau unggul jika dibandingkan sejumlah nama Caleg dari partai lain yang berada di Dapil sama pada Sabtu (2/2).

Berdasarkan wilayah, yaitu di Jawa Timur, Bambang Haryo pun masih tetap unggul dengan 96% pencarian.

Tak hanya di Jawa Timur, di ibukota Negara Jakarta Bambang Haryo mendapatkan 50% pencarian, hasil itu sama dengan Puti Guntur Soekarno sebesar 50%.

Apa yang membuat Bambang Haryo di cari di mesin pencari? Ternyata, Bambang haryo memiliki publikasi yang baik mengenai tarif Bagasi Lion Air,yang mana Bambang Haryo di akhir januari 2019 lalu, meminta Kemenhub untuk menunda pemberlakuan tarif.

Berita tersebut rupanya, menambah kesan (impresi) publik terhadap Bambang Haryo. Ya, anggota komisi V DPR-RI itu punya kans yang tinggi, lantaran lebih banyak menguasai media massa ketimbang calon anggota legislatif lainnya yang diukur dari google trends analytic.

(If/cp1)

Artikel ini telah dibaca 447 kali

Baca Lainnya
loading…