Nasional

Senin, 4 Maret 2019 - 01:57 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Bupati Demak Kecelakaan di Tol Jokowi Ajudan Tewas, Ternyata ada letusan Ban

Batang – Polisi menggali keterangan dari sopir truk tronton yang ditabrak dari belakang oleh mobil Innova yang ditumpangi Bupati Demak HM Natsir di ruas tol Kandeman Batang, Minggu (3/3/2019) pukul 03.15 WIB. Sopir truk itu mengaku tidak tahu jika ada mobil yang menabrak bagian belakang kendaraannya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, Ajun Komisaris Ferdy Kastalani, saat dikonfirmasi mengatakan, sopir truk tronton itu mengaku tidak mengetahui jika ada mobil menabrak bagian belakang truknya.

“Sopir tronton tidak tahu belakangnya ditabrak, dikira ban meletus karena ada suara keras letusan ban,” kata Ferdy.

Karenanya, lanjut Ferdy, sopir truk atas nama Arif Susanto, warga Purwogondo RT 02 / RW 06 Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, lantas berhenti beberapa kilometer dari TKP, masih di ruas tol Batang. Dia sempat mengecek bagian belakang truk.

“Berhenti di area aman tol, dicek bagian belakang, ternyata ban belakang kanan benar meletus. Tapi dia curiga ada pecahan kaca yang menempel seperti bekas tabrakan,” katanya.

Sopir truk mengaku dirinya akhirnya mengganti ban belakang tersebut. Lalu, kembali melanjutkan perjalanan sampai keluar di exit tol Weleri Kendal.

“Dia keluar di exit tol Kendal, lalu melanjutkan lewat jalan raya Pantura arah Kendal,” lanjut Ferdy.

Menurut pengaku sang sopir truk pula, kata Ferdy, dia lantas berinisiatif berhenti untuk beristirahat di area SPBU Kaliwungu Kendal, sembari berharap ada patroli polisi yang menemukannya jika benar ada kecelakaan yang melibatkan truknya.

“Jadi sopir berinisiatif, berhenti sekaligus istirahat di SPBU, (berpikir bahwa) barangkali benar ada kecelakaan yang melibatkan truknya. Dan patroli kami menemukan truk dan sopir itu sedang istirahat di SPBU Kaliwungu Kendal,” terangnya.

Setelah menemukan truk tronton dan sopirnya itu, polisi lalu membawa sang sopir menuju Mapolres Batang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Jadi kami tidak menangkap sopir truk itu. Kami menemukan, lalu membawa ke Mapolres untuk dimintai keterangannya,” ucapnya.

Diketahui jika truk tronton yang disopiri Arif Susanto berjenis dumptruck nopol B 9426 ZA itu membawa muatan batu kerikil untuk dibawa menuju Kulonprogo.

“Muatan kata sopir 31 ton. Tapi apakah overload, kami masih berkordinasi dengan Dishub untuk mengecek kelengkapan KIR-nya,” tukas Ferdy.

Artikel ini telah dibaca 777 kali

Baca Lainnya
loading…