Selasa, 5 Maret 2019 - 01:23 WIB

Warga Curhat, Pemilihan Anggota BPD Desa Laksana Disoal

TANGERANG – Hasil pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang digelar pada Kamis, (28/2) lalu dipersoalkan.

Pemilihan anggota BPD Desa Laksana tersebut dinilai tidak transparan dan diduga sarat kepentingan. Pasalnya, warga yang mencalonkan diri menjadi anggota BPD tidak diberitahu oleh panitia terkait pemilihan.

Menariknya, Kepala Desa (Kades) Laksana, Kunyin Saputra tidak hadir dalam pelaksanaan pemilihan anggota BPD tersebut.

Yulia Wardah salah satunya, calon anggota BPD Desa Laksana ini mengaku kecewa dengan penyelenggaraan pemilihan tersebut. Ia menyebut dirinya tidak mengetahui adanya pemilihan anggota BPD.

“Dalam pemilihan ini saya kecewa, tidak transparan,” kisahnya.

Di undangan juga tidak dipaparkan perihal pembentukan BPD. Yang saya baca dalam undangan tersebut tidak dapat diwakilkan. Maksud saya, ya transparanlah tidak seselumputan seperti ini,” kata Yulia kepada wartawan di rumahnya, Desa Laksana pada Senin (4/3/2019).

Menurut Yulia, penyelenggaraan pemilihan anggota BPD tersebut diatur oleh panitia sedemikian rupa dan terkesan tertutup dan tidak sesuai aturan.

“Seolah-olah, jangankan untuk pribadi saya, pribadi yang lain juga seolah-olah mereka sudah menyeting duluan. Entah itu diacaranya atau pembentukannya itu di desa sendiri atau dari tim kecamatan, saya juga tidak tahu,” ucap Yulia.

Meski demikian, Yulia tidak menyebut siapa yang menyeting penyelenggaraan pemilihan BPD Desa Laksana tersebut.

“Kita tidak tau ini setingan siapa. Sedangkan ketua pembentukan (ketua panitia) BPD ini kayaknya tidak paham tentang aturan pemilihan BPD,” kata Yulia.

“Saya kan mencalonkan diri sebagai BPD juga kan yang sekarang. Sebelum ini pun saya menjabat sebagai anggota DPD yang lama, seharusnya kan anggota BPD yang lama dikumpulkan dulu, sosialisasi dulu,” tambahnya.

Yulia pun berharap, pemilihan anggota BPD Desa Laksana dapat diulang dengan transparan dan sesuai dengan aturan.

“Harapan saya, mudah-mudahan pemilihan anggota BPD lebih baik dibentuk ulang. Pemilihan ulang lagi. Kan ada dananya itu Rp 19 juta,” tuturnya.

Terpisah, Entos, ketua RW 03 Desa Laksana juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut, dalam pemilihan anggota BPD tersebut dirinya tidak diundang oleh panitia sehingga dia tidak dapat menggunakan hak suaranya.

“Saya sebagai (ketua) RW, saya kecewa karena tidak diundang dan tidak bisa memilih,” kata Entos.

“Ini saya kecewa karena tidak tranparan. Saya berharap bisa diulang kembali (pemilihan anggota BPD) dan transparan dan sesuai aturan. Diulang lagi, gitu aja,” sambungnya.

Menurut Entos, pada saat pemilihan anggota BPD berlangsung, Kades Kunyin Saputra tidak hadir. Dirinya pun mengeluhkan pemilihan anggota BPD tersebut terkesan tertutup.

“Betul, Kepala Desa tidak hadir. Memang boleh memilih di ruang tertutup? Ini pemilihannya dilaksanakan di kantor desa dan tertutup,” tutup Entos.

Kepala Desa Kunyin Saputra ketika dikonfirmasi di Kantor Desa tidak berada di tempat. Demikian pula dengan Sekretaris Desa Laksana, Simyar.

Artikel ini telah dibaca 1500 kali

loading...
Baca Lainnya

Bawaslu Pasaman Akan Bubarkan Kampanye Jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Pasaman, – Bawaslu Kabupaten Pasaman akan membubarkan kampanye pasangan calon gubernur/wakil gubernur dan calon bupati/wakil...

 Bawaslu Pasaman rapat koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder, di Lubuk Sikaping, Rabu (30/9/20).

30 September 2020, 13:10 WIB

Bawaslu Pasaman Akan Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Pasaman, – Bawaslu Kabupaten Pasaman bersama tim atau unsur terkait akan menertibkan Alat Peraga Kampanye...

 Ketua Bawaslu Pasaman Rini Juita (jilbab merah) saat rapat koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder, di Lubuk Sikaping, Rabu (30/9/20).

30 September 2020, 12:02 WIB

Mahasiswa PSDKU unsiyah Kampus Blangnangka Orasi Damai Ke DPRK Gayo Lues.

Sebanyak 20 Orang Perwakilan  Mahasiswa PSDKU Universitas Siyah Kuala Kampus Belang Nangka Kabupaten Gayo Lues...

30 September 2020, 02:10 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Operasi Yustisi, 72 Pelanggar Disanksi Masuk Ambulan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin Operasi Yustisi bersama Pemkab...

29 September 2020, 23:21 WIB

Kapolresta Tangerang Bina Komunitas Jadi Pelopor Pelaksanaan Protokol Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali melaksanakan pembinaan komunitas untuk...

29 September 2020, 23:14 WIB

Beli Sabu Pakai Uang Pensiunan Orang Tua, Residivis Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial BA lantaran...

29 September 2020, 23:04 WIB

loading...