Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Terseret Kasus Ketum PPP, Karir Gubernur Jatim Bisa Tamat

Jakarta – Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim terpilih, terseret dalam kasus jual beli jabatan yang menimpa ketum PPP Romahurmuziy.

Terseretnya nama Khofifah itu membuat publik berspekulasi, jika Khofifah bisa tamat menjadi Gubernur Jatim yang baru saja di dudukinya.

Sebelumnya, kepada wartawan, Rommy mengatakan Khofifah pernah merekomendasikan Haris Hasanuddin dipilih menjadi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Kantor Agama Provinsi Jawa Timur. Haris merupakan orang yang disangka menyuap Rommy Rp 250 juta supaya dipilih menjadi kepala kantor wilayah Kemenag Jatim.

“Mas Rommy, percayalah dengan Haris, karena Haris ini orang yang pekerjaannya bagus,” kata Rommy seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2019.

Rommy melanjutkan, Khofifah juga menilai bila Haris dipilih maka kerja sama antara kanwil Kemenag dengan pemerintah provinsi Jatim akan lebih bagus. “Sehingga, ke depan sinergi dengan pemprov itu lebih baik,” kata Rommy yang kembali meniru Khofifah.

Rommy mengatakan tak cuma Khofifah yang memberikan rekomendasi kepadanya. Seorang pimpinan pondok pesantren bernama Kiai Asep Saifuddin Halim juga merekomendasikan nama Haris.

Atas pernyataan Romi itu, Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) mulai menyerotnya, bahkan jika relevan maka KPK bisa menjemput Khofifah.

“Nama atau informasi sebenarnya bisa disampaikan langsung pada penyidik kalau memang relevan,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Jumat, (22/3)

Dia mengatakan KPK akan melihat relevansi kesaksian tersebut dengan pokok perkara. Menurut Febri, mengatakan hal itu merupakan standar penanganan untuk setiap perkara.

Sementara itu, mengenai kasus jual beli jabatan, Khofifah belum mau memberikan pernyataanya ke publik, Khofifah, kemarin infokan langsung terbang ke Jakarta terkait pernyataan Romi mengenai dirinya itu.

Artikel ini telah dibaca 1067 kali

loading...
Baca Lainnya

Tangkal Radikalisme Dengan Nasionalisme

Oleh : Zakaria Paham radikal adalah paham merupakan virus berbahaya, sehingga hal ini memerlukan penanganan...

4 Agustus 2020, 01:19 WIB

Masyarakat Antusias Ikuti Uji Klinis Vaksin Covid-19

Oleh : Rahma Khairunisa Vaksin Covid-19 yang datang dari China akan diujikan di Indonesia. Masyarakat...

4 Agustus 2020, 01:02 WIB

SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3% Pada Semester 1 2020

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan Kinerja Keuangan Perseroan periode Januari hingga...

3 Agustus 2020, 22:53 WIB

Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Oleh : Edi Jatmiko Pandemi Covid-19 masih terjadi, tidak hanya di Indonesia namun juga diseluruh...

3 Agustus 2020, 22:19 WIB

Waspada Radikalisme di Kalangan PNS

Oleh : Abdul Karim Pegawai negeri sipil rentan diracuni oleh ajaran kaum radikal. Hal ini...

3 Agustus 2020, 22:08 WIB

Dampak Positif Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Oleh : Ahmad Bustomi Program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dibuat oleh pemerintah adalah solusi...

2 Agustus 2020, 22:25 WIB

loading...