Sabtu, 30 Maret 2019 - 08:15 WIB

Proyek Anjungan Cerdas Bali (Istimewa/Humas PUPERA)

Proyek Anjungan Cerdas Bali (Istimewa/Humas PUPERA)

Astaga, Proyek Jokowi Rp67 Miliar di Jembrana Bali Nganggur

Jembrana – Bangunan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) berdiri megah di bilangan utara Pura Luhur Rambut Siwi Jembrana terkesan nganggur.

Bangunan senilai Rp 67 miliar tersebut, berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pemerintahan Jokowi disinyalir terbuang begitu saja. Ada dugaan, pembangunan proyek ini salah dalam melakukan evaluasi awal terkait keuntungan dan kemanfaatan.

“Entah apa pertimbangan pusat meloloskan pengajuan proyek dari kabupaten guna pembangunan gedung ini. Sudah serah terima dari Kementrian namun aspek kemanfaatan bagi masyarakat belum terlihat jelas,” Sorot, Ketua DPD Partai Berkarya Jembrana, I Nyoman Suci Wiyantara, Sabtu (30/3)

Dia menyayangkan dana sebesar itu seharusnya bisa memberikan kemanfaatan dan keuntungan bagi masyarakat Jembrana. “Semisal, untuk pembangunan pembenahan obyek wisata Medewi atau tempat wisata lain. Begitu juga bisa diarahkan untuk pembangunan sektor perikanan, kita tahu sangat potensial di Pengambangan. Kalau ini kan targetnya orang melintas dan posisi gedung di jalan bebas hambatan, jadi malas untuk singgah,” jelasnya.

Suci Wiyantara menghimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama bersikap kritis terhadap proyek pemerintah.

“Jangan lantaran aji mumpung, biar proyek asal turun dari pusat, lalu sembarangan mengajukan, tanpa melalui kajian matang yang belum tentu memberi efek keuntungan bagi masyarakat sekitar,” ketusnya.

Sebelumnya Bupati Jembrana I Putu Artha dikabarkan sudah memberi himbauan kepada jajaran Kepala Dinas agar memanfaatkan gedung ini biar tidak terkesan kosong. Adapun pemerintah dinas diharapkan memanfaatkan ACJN itu diantaranya adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud), Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora).

Seperti diketahui, ACJN Rambut Siwi merupakan proyek dari Kementerian PUPR dengan anggaran APBN sebesar Rp 67 miliar ini dikerjakan PT. Nindya Karya mulai Juli 2016 dan sudah rampung pada pertengahan 2017 lalu.

ACJN ini dimaksudkan sebagai tempat untuk istirahat bagi pengendara yang melintasi jalan nasional, sekaligus tempat berwisata dilengkapi berbagai fasilitas dan dirancang memiliki fungsi informasi, edukasi, ekonomi, serta hiburan. Namun di lokasi gedung saat ini terlihat lengang dan pengendara enggan untuk mampir.

Artikel ini telah dibaca 6589 kali

loading...
Baca Lainnya

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

114 Tahun Pekik Semangat Perang Puputan Badung

Denpasar – ┬áKidung atau ‘kakawin babad’ cikal bakal pekik semangat perang ‘puputan’ diperdengarkan, bersaut dalam...

Ilustrasi

21 September 2020, 13:16 WIB

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

Babak Baru, Sidang Lanjutan Almarhum Frans BS dengan I Made Sumantra

Denpasar – Babak baru sidang lanjutan sengketa lahan antara almarhum Frans Bambang Siswanto (Frans BS)...

I Made Sumantra (kanan) didampingi kuasa hukumnya, I Wayan

8 September 2020, 18:32 WIB

loading...