Selasa, 9 April 2019 - 20:31 WIB

Sambangi Kantor Inilah.com, Bambang Haryo Ungkap Dosa Jokowi

Jakarta – Anggota DPR-RI Bambang Haryo Soekartono, selasa (9/4) pagi mendatangi kantor redaksi inilah.com di kawasan kebayoran baru Jaksel.

Bambang Haryo bersama staff Ahli disambut staf redaksi inilah.com, dikantor redaksi inilah, Bambang langsung membuka sejumlah masalah Pemerintah Joko Widodo.

Diruang redaksi, Bambang mengungkapkan bahwa sekitar 25% lahan pertanian di Indonesia telah habis dibabat proyek-proyek infrastruktur.

Anggota Komisi V DPR itu menyatakan pembangunan infrastruktur yang asal-asalan itu telah menghilangkan lahan sawah produktif sebagai lumbung pangan.

“Padahal, sawah merupakan instrumen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Bambang saat berkunjung ke kantor INILAHCOM, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), pada 2013 lalu masih terdapat 7,75 juta hektar lahan sawah. Namun, setiap tahun terjadi penyusutan antara 150.000 hingga 200.000 hektar akibat alih fungsi.

Karena itu, politisi asal Partai Gerindra ini menilai pembangunan sejumlah infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah tidak membawa azas manfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Pembangunan infrastruktur dari uang rakyat dan utang negara, mestinya dikerjakan dengan serius dan tidak asal-asalan,” ujar Bambang yang kini maju sebagai Caleg DPR-RI dapil Jatim 1.

Dia mencontohkan beberapa pembangunan infrastruktur yang tidak membawa manfaat. Misalnya, pembangunan infrastruktur di Papua. Tahun 2013 pertumbuhan ekonomi Papua 14,84%, tapi pada 2017 malah menurun menjadi 4,64%.

Begitu pula pembangunan Bandara Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi, justru tidak beroperasi.

“Banyak anggaran yang sudah dihabiskan membangun bandara tersebut, tetapi hanya didarati burung-burung,” tuturnya.

Menurut Bambang, pembangunan infrastruktur seharusnya dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional. Tapi pertumbuhan ekonomi selama empat tahun rata-rata hanya 5%.

“Nyatanya pembangunan yang masif tidak menyerap lapangan pekerjaan yang cukup signifikan,” katanya

Artikel ini telah dibaca 312 kali

loading...
Baca Lainnya

Bambang Haryo Heran, Solar Langka Ditengah Kelesuan Ekonomi

Surabaya – Bambang Haryo Soekartono, anggota DPR RI periode 2014-2019, mengaku heran terjadi kelangkaan solar...

Bambang Haryo Soekartono saat sambangi Pasar Porong Sidoarjo (Foto : Deliknews.com)

20 Oktober 2019, 10:34 WIB

Bambang Haryo : Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan Tidak Bawa Dampak Harga Barang

Surabaya – Anggota DPR-RI periode 2014-2019 Bambang Soekartono memperkirakan dampak kenaikan tarif angkutan penyeberangan laut...

Bambang Haryo Soekartono saat sambangi Pasar Porong Sidoarjo (Foto : Deliknews.com)

19 Oktober 2019, 08:02 WIB

Sabar, Sebentar Lagi, Jokowi Umumkan Menteri

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi maraknya bocoran nama-nama yang disebut-sebut akan mengisi kabinet...

Jokowi dan Jusuf Kalla

18 Oktober 2019, 10:46 WIB

Mengenang Mendiang August Parengkuan, Tokoh PWI

Rasanya sulit percaya, tetapi nyata. Ada lima sumber dekat saya konfirmasi tadi, semua membenarkan. August...

18 Oktober 2019, 10:43 WIB

Dubes RI untuk Azerbaijan Prof. Dr. Husnan Bey Fananie Gelar Kuliah Umum di Universitas Islam Malang

Kuliah Tamu yang bertajuk “Pendidikan Islam Multikultural dalam Perspektif Historis Sosiologis” diberikan Duta Besar Luar...

17 Oktober 2019, 18:07 WIB

Prabowo Beri Sinyal Merapat ke Jokowi

Bogor – Bergabungnya Partai Gerindra ke dalam koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih simpang siur jelang...

17 Oktober 2019, 17:02 WIB

loading...