Rabu, 10 April 2019 - 20:36 WIB

Kecelakaan Mobil Caleg PDIP Bali, Sopir Bakal Dipolisikan

Buleleng – Komang Arik, orang tua almarhum Putu Jeky (22) korban kecelakan lalu lintas menabrak mobil yang sembarangan parkir di badan jalan, milik salah satu calon legeslatif DPR-RI I Wayan Sudirta, SH dari Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) yang harus meregang nyawa mulai angkat bicara.

Pasalnya, pihak sopir disinyalir sebagai pemicu kecelakaan yang membiarkan mobil terparkir menginap di badan jalan ditenggarai tidak bertanggung jawab.

Selain itu, berapa kali pihaknya dijanjikan diberikan santunan biaya penguburan dan perencanaan prosesi upakara (ngaben) hanya tinggal janji.

” Saya terus dijanjikan berulang kali, terakhir katanya habis pilpres baru bisa ketemu. Apa hubungannya pilpres dengan anak saya meninggal. Sedangkan dalam keadaan ini saya orang tidak mampu dan butuh kepastian hukum serta pertanggung jawaban,” ucapnya, Rabu (10/4)

Komang sangat menyayangkan, ada pihak tertentu mengatakan almarhum putranya mabuk berat sehingga mengalami kecelakaan dan meninggal. Katanya, pihak itu belum tentu melihat kejadian, bahkan dokter forensik tidak menyebutkan secara tertulis anaknya meninggal karena posisi mabuk.

“Saya orang awam sebagai orang tua tidak berani bilang anak saya meninggal lantaran minuman keras karena tidak melihat, takut menjadi fitnah. Tapi orang lain berani ngomong seperti itu tanpa bukti jelas. Apa itu tidak melanggar hukum ?,” ketusnya.

Ditambahkannya, sementara ini terkait kejadian naas menimpa anaknya, pihak polisi sudah memanggil sopir diduga lalai memarkir kendaraan pada badan jalan dimintai keterangan. Sedangkan mobil yang penuh setiker gambar kandidat calon DPR-RI tersebut dikatakan sudah ditahan sebagai barang bukti di Mapolres Buleleng. Namun sampai saat ini diungkapkannya, aparat polisi belum melakukan penahanan terhadap sopir.

Mangkirnya pihak yang dipermasalahkan terhadap kematian anaknya, Komang Arik berencana melaporkan kasus ini ke Polres Buleleng. Bukti foto mobil terparkir di badan jalan dan keterangan dari saksi di lingkungan kejadian dikatakan sebagai alat bukti kuat. “Foto-foto mobil masih saya simpan saat kejadian sebelum digiring ke kantor polisi,” paparnya.

Artikel ini telah dibaca 6561 kali

loading...
Baca Lainnya

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

Babak Baru, Sidang Lanjutan Almarhum Frans BS dengan I Made Sumantra

Denpasar – Babak baru sidang lanjutan sengketa lahan antara almarhum Frans Bambang Siswanto (Frans BS)...

I Made Sumantra (kanan) didampingi kuasa hukumnya, I Wayan

8 September 2020, 18:32 WIB

Usung Misi Mengajegkan Tanah Bali dan Adat Istiadat Nusantara, Keris Bali Diresmikan

Klungkung – Hadir dengan membawa semangat mengajegkan tanah Bali, Yayasan Kesatria Keris Bali (Keris Bali)...

Peresmian Yayasan Kesatria Keris Bali.

6 September 2020, 17:54 WIB

Diputus MA Dipasang Plang, BPD Bali Diduga Serobot Lahan Warga

Denpasar – Mengantongi putusan Mahkamah Agung (MA) No.2234K/DPT/2017 pihak Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengklaim...

Plang BPD Bali di atas tanah yang ada  di Jalan Gadung, Denpasar Timur.

6 September 2020, 16:35 WIB

loading...