Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Ternyata Anak Bos Lion Air Partai Nasdem

- Editorial Staff

Kamis, 11 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Davin Kirana, Nasdem

Davin Kirana, Nasdem

Jakarta – Paket berisi surat suara dan surat suara yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia ditemukan oleh pengawas pemilu di Negara itu.

Informasi itu tersebar dalam video, yang mengungkap adanya temuan surat suara yang sudah tercoblos paslon capres-cawapres 01. Selain itu ada pula surat suara pileg yang telah tercoblos untuk caleg DPR dari Partai Nasdem.

Usut punya usut, ternyata surat suara yang tercoblos untuk surat suara Caleg DPR-RI itu adalah anak bos Lion Air, yang kini menjadi Dubes RI untuk Malaysia.

Ya, dia adalah Davin Kirana (22) Caleg nomer urut 2 Dapil DKI Jakarta 2, meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri.

Informasi yang diterima, salah satu pelaku pencoblosan itu mengaku diupahi 50 sen ringgit Malaysia, dan perhari mendapatkan 200 hingga 600 RM. Ini artinya satu orang tenaga mencoblos 50 hingga 300 kertas suara.

Baca Juga :  Ingat Perjuangan 2019, Sandiaga Terharu Prabowo ke Sumbar

Lanjut informasi tersebut dalam satu ruangan mereka berjumlah 5 hingga 10 tenaga pencoblos kertas suara.

Sebelumnya, kertas suara yang sudah tercoblos itu tersimpan di sebuah ruko di Kajang, Panitia pengawas Pemilu Malaysia menggebrek dugaan kecurangan itu.

Sementara itu, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, menyatakan, pihaknya menemukan kecurangan berupa adanya penyelundupan surat suara dan surat suara yang telah tercoblos.

Baca Juga :  Aptik Dorong Perguruan Tinggi Aktif Hadapi Pemilu

Bawaslu pun akan meminta proses pemungutan suara Pemilu 2019 di Malaysia dihentikan sementara.

Menurut Fritz, temuan boks berisi surat suara dan surat suara yang tercoblos di Malaysia benar dan bukan informasi hoaks. “Benar (temuan itu). Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed. Kami meminta KPU melakukan evaluasi kinerja. Sebab terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar,” ujar Fritz ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/4)

Berita Terkait

Mengenal Sosok Ketua PAN Gayo Lues, Caleg 2024 Dengan Semangat yang Tinggi
Tokoh Indonesia Bicara Soal Bijak Bermedia Sosial di Era Pandemi Begini Ulasannya
Keren, Iman Imanuddin Jabat Ketua PBVSI Kota Tangerang Selatan
Mewaspadai Manuver Eks HTI
Main Politik Uang, Caleg Gerindra Dapil Jatim 1 Digugat
Prabowo Terima Keputusan MK
BW Sebut Bawaslu Bermasalah
MK Anggap Dalil Menang 52% Prabowo-Sandi Tak Beralasan

Berita Terkait

Minggu, 21 Mei 2023 - 14:37 WIB

Mengenal Sosok Ketua PAN Gayo Lues, Caleg 2024 Dengan Semangat yang Tinggi

Jumat, 16 Juli 2021 - 15:29 WIB

Tokoh Indonesia Bicara Soal Bijak Bermedia Sosial di Era Pandemi Begini Ulasannya

Jumat, 9 April 2021 - 17:09 WIB

Keren, Iman Imanuddin Jabat Ketua PBVSI Kota Tangerang Selatan

Senin, 5 April 2021 - 10:11 WIB

Mewaspadai Manuver Eks HTI

Selasa, 9 Juli 2019 - 13:13 WIB

Main Politik Uang, Caleg Gerindra Dapil Jatim 1 Digugat

Kamis, 27 Juni 2019 - 22:03 WIB

Prabowo Terima Keputusan MK

Kamis, 27 Juni 2019 - 21:15 WIB

BW Sebut Bawaslu Bermasalah

Kamis, 27 Juni 2019 - 21:12 WIB

MK Anggap Dalil Menang 52% Prabowo-Sandi Tak Beralasan

Berita Terbaru

Regional

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Feb 2024 - 22:56 WIB

Regional

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Kamis, 29 Feb 2024 - 10:45 WIB