Surabaya

Senin, 15 April 2019 - 13:47 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Data Monitoring Google Trends untuk Wilayah Surabaya, diambil pada Senin (15/4)

Data Monitoring Google Trends untuk Wilayah Surabaya, diambil pada Senin (15/4)

Prabowo Effek, Bambang Haryo Telah Kuasai Surabaya 43%

Surabaya – Caleg Incumbent Bambang Haryo Soekartono nomor urut 1 dari Partai Gerindra, diminati warga Surabaya yang dikenal sebagai markas Partai moncong putih.

Seperti dikutip Google trends, Senin (15/4) Bambang Haryo dari Partai Gerindra menempati urutan pertama dengan 43% minat, disusul Puti Guntur Soekarno (PDIP) 27%, Adies Kadir (Golkar) 20%, Lucy kurniasari (Demokrat) 10% dan terakhir Syaichul Islam -1% (PKB).

Data realtime dari mesin pencarian terbesar dunia itu merupakan indikator keterpilihan, ini karena faktor akurasi data dan kecermatan menangkap variable pengguna, menurut google dapat memprediksi kemenangan politik.

Keunggulan Bambang Haryo di Surabaya, rupanya terkena Prabowo effek yang kini diminati 99% warga daerah itu. Selain karena Prabowo Effek yang dua kali berkunjung ke Daerah Pemilihan Surabaya-Sidoarjo, Bambang Haryo juga terlihat masif secara online dan offline.

Bambang Haryo Soekartono, Caleg DPR-RI Nomor urut 1 dari Partai Gerindra Dapil Surabaya-Sidoarjo saat bersama awak media

Diatas kertas, Bambang Haryo memang ungguli calon petahana lainnya, ini karena anggota DPR-RI periode 2014-2019 ,terbilang aktif melakukan kunjungan dapil, setidaknya 50 titik lebih  yang dikunjungi Bos PT Dharma Lautan Utama itu, di setiap kali reses.

“Ini yang disebut Caleg Influencer. Itu bekal awal yang bagus. Apalagi Dapil Jatim I ini kan metropolitan, masyarakat yang mengakses media online dan semua yang berhubungan dengan internet tinggi,” ujar Pengamat Politik dari Surabaya Survey Center (SSC) Surokim, saat dikonfirmasi, Senin.

Ini bisa jadi patokan untuk langkah selanjutnya? Jelas bisa. Orang melihat lewat media, ketika itu terus diakses dan menjadi perbincangan maka harus ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya agar masyarakat mengenal dan memilih.

“Kalau pertempuran lewat udaranya sudah oke, maka cara untuk mendongkrak elektabilitasnya dibutuhkan tahapan berikutnya, yaitu bagaimana supaya disukai dan pada akhirnya dipilih,” cetusnya.

Surokim melanjutkan, dari sejumlah hasil survei yang dilakukannya, Caleg Influencer rata-rata mendapatkan hasil sesuai targetnya.Tutupnya

Artikel ini telah dibaca 1192 kali

Baca Lainnya
loading…