PM Australia kecam lokasi Bom Bali Jadi Restoran

- Tim

Senin, 29 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Australia Scott Morrison

PM Australia Scott Morrison

Sidney – Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengecam langkah pemerintah daerah Bali yang mengizinkan pembangunan sebuah restoran di lokasi bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang, di antaranya 88 warga Australia. Menurutnya, pemberian izin atas “kompleks hiburan” di lokasi tragis itu “sangat menyedihkan.”

Ia mengaku pemerintah Australia telah memberikan bantuan dan dana untuk membangun taman perdamaian di atas lokasi untuk “peringatan dan refleksi sunyi,” korban serangan terror.

“Konsul jendral kami di Bali sudah bekerja keras untuk mengatasi isu ini,” tulisnya lewat Twitter,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Australia akan terus bekerja sama dengan otoritas Indonesia untuk memastikan kenangan dan keluarga mereka yang tewas dalam serangan teror itu dihormati secara layak.”

Pemda Bali sebelumnya menerbitkan izin bagi sebuah pengembang untuk membangun restoran berlantai lima. Sementara tugu peringatan bagi korban bom Bali dipindahkan ke lantai teratas.

Direktur Asosiasi Taman Perdamaian Bali, David Napoli, mengatakan kepada Sydney Morning Herald bahwa pemilik lahan sudah ingin menjual lokasi bekas Sari Club seluas 800 meter persegi itu pada 2010 silam. Kepada Detikcom, Kepala Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kuta, I Gusti Agung Made Agung, mengklaim rencana pembangunan restoran sudah didukung masyarakat Kuta.

“Tugu peringatan di bagian atap sangat tidak layak. Itu ide yang sangat buruk. Kaum disabilitas akan kesulitan mencapai tugu, tidak seorangpun akan bisa melihat tugunya di atas sana dan harganya tidak bisa dipercaya,” kata Napoli. Pengembang sempat meminta hampir 50 miliar Rupiah untuk menyewa lokasi tugu peringatan di lantai lima untuk jangka waktu 100 tahun.

Berita Terkait

Bertemu Dubes Indonesia untuk Saudi, Menaker Bahas Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran
Donald Trump Pernah Tawari Elon Musk Social Truth
Menang Telak Pilpres Rusia, Erdogan Berikan Selamat
Pilpres Rusia, Putin Menang Telak!
Di Negara Pakistan, Pemuda Dihukum Mati Ketika Hina Nabi Muhammad di WhatsApp
Lewat Festival Songkran, Thailand Akan Gelar Musik Berdansa
Duta Besar Negara Sahabat Serahkan Surat ke Jokowi!
Baru-baru Ini, 37 Warga Palestina Tewas Usai Diserang Israel
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Maret 2024 - 16:03 WIB

Bertemu Dubes Indonesia untuk Saudi, Menaker Bahas Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:52 WIB

Donald Trump Pernah Tawari Elon Musk Social Truth

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:48 WIB

Menang Telak Pilpres Rusia, Erdogan Berikan Selamat

Senin, 18 Maret 2024 - 17:23 WIB

Pilpres Rusia, Putin Menang Telak!

Selasa, 12 Maret 2024 - 09:54 WIB

Di Negara Pakistan, Pemuda Dihukum Mati Ketika Hina Nabi Muhammad di WhatsApp

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:21 WIB

Lewat Festival Songkran, Thailand Akan Gelar Musik Berdansa

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:16 WIB

Duta Besar Negara Sahabat Serahkan Surat ke Jokowi!

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:23 WIB

Baru-baru Ini, 37 Warga Palestina Tewas Usai Diserang Israel

Berita Terbaru

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB

NTT

Proyek Rumah sakit Pratama Wewiku Tahapan Finishing

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:27 WIB