Rabu, 29 Mei 2019 - 17:00 WIB

Tahun 2019, Pemkab Blitar Pastikan Tidak Ada Kategori Desa Tertinggal

Blitar.deliknews – Kabupaten Blitar di tahun 2019 dapat dipastikan tidak ada desa yang tertinggal. Hal ini di ungkap Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Kab. Blitar Dwi Novianto, Rabu (29/5/2019) usai memimpin Rapat Verefikasi Hasil Input Indeks Desa Membangun di Ruang rapat lantai dua Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Menurut Dwi, kegiatan ini diadakan dalam rangka memverifikasi penginputan data indek Desa membangun, dimana data-data ini nantinya akan menjadi salah satu tolok ukur tingkat perkembangan Desa yang ada di Kabupaten Blitar.

“Kemudian, perkembangan desa akan diketahui apakah desa itu dalam kategori Desa Mandiri, Desa maju, Desa berkembang, Desa tertinggal atau Desa sangat tertinggal,” ungkapnya.

lanjut Dwi, indeks desa membangun ini nantinya akan kami lakukan verifikasi sebelum kami upload secara online, kemudian akan dikukuhkan dengan SK oleh Menteri Desa tentang tingkat perkembangan desa di Kabupaten Blitar.

Selain itu, di tahun 2020 nanti, bagi desa yang mempunyai kategori desa tingkat perkembangan yang pesat juga akan mendapatkan tambahan afirmasi Dana Desa (DD).

“Salah satu kebijakan di dalamnya, yaitu pemberian tambahan afirmasi Alokasi Dana Desa yang mengalami peningkatan kemajuan yang pesat,” terang Dwi

Dari pada itu, untuk memenuhi desa membangun/tingkat perkembangnya pesat pihaknya akan mengerahkan seluruh jajaran dari Pendamping Desa (PD) untuk benar-benar melaksanakan penginputan data, dimana dilaksanakan masih secara manual.

“Nanti akan kita bahas dengan beberapa SKPD yang terkait untuk validasi data yang diperoleh dari desa agar data yang kita peroleh itu benar-benar valid sebelum kita ekspos,” ujarnya.

“Hari ini sudah terkumpul dari 220 Desa sudah terkumpul 219 Desa Kurang 1 Desa,” sambung Dwi.

Seperti diketahui, indikator perkembangan desa terdiri dari indeks komposit dari ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi atau lingkungan. Ketiga indikator komposit tersebut terdapat dalam Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai alat ukur berupa angka-angka yang menunjukkan status desa yang dinilai.

“Dari 220 desa yang ada di Kabupaten Blitar, kalau tahun kemarin cuma ada 8 desa yang tertinggal. Tahun 2019 ini dapat dipastikan sudah tidak ada desa yang tertinggal. Namun begitu perlu kita cek validasi data kembali,” pungkas Kabid Pemerintahan Desa itu.(kmf).

Artikel ini telah dibaca 41541 kali

loading...
Baca Lainnya

SIG Serahkan Bantuan Untuk Tenaga Medis Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang terlibat...

23 Desember 2020, 16:44 WIB

Hindari Denda, KPP Tuban Himbau Taat Pajak

Tuban – Para Wajib Pajak diingatkan kembali untuk segera melunasi utang pajak yang belum dibayar...

18 Desember 2020, 13:04 WIB

Ganjar Pranowo Ajak Kader Banteng Untuk All Out Menangkan Setia Negara

Tuban – Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turun gunung. Mantan...

28 November 2020, 22:40 WIB

KPP Pratama Tuban Kunjungi Tax Center Unirow

Tuban – Kunjungan ini sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah dilakukan kerja sama selama...

26 November 2020, 14:52 WIB

Disaksikan Bupati Tuban, NGRR Tuban Menandatangani Perjanjian Kerja Sama CSR

Tuban – perusahaan energi berskala Nasional, PT Pertamina berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian...

25 November 2020, 15:28 WIB

Mitra Binaan SIG, Bandeng Mentari Terus Berinovasi Untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Gresik – UMKM Mitra Binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus melakukan inovasi guna...

19 November 2020, 18:51 WIB

loading...