Jumat, 31 Mei 2019 - 12:54 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Antisipasi Teror di Jalur Mudik, Begini kata Kapolri

Jakarta – Dalam operasi pengamanan jalur mudik tahun 2019, Polri menerapkan cara bagi sistem di pos pengamanan. Sistem tersebut diterapkan untuk memaksimalkan operasi pengamanan dan mengantisipasi serangan teror.

“Dalam pengamanan ini petugas pengamanan (di jalur mudik) membagi sistem, jadi ada petugas yang didampingi petugas bersenjata dari Polri maupun TNI,” kata Kapolri, Jenderal Tito Karnavian saat meninjau arus mudik di Pos Polisi Cikopo, Jumat (31/5).

Dengan cara bagi sistem, ada petugas yang khusus mengamankan jalur mudik dan petugas bersenjata yang mendampinginya. Alasan Polri menerapkan sistem tersebut karena pengalaman arus mudik tahun sebelumnya. Ada polisi yang ditembak teroris saat melakukan pengamanan arus mudik.

Tito menuturkan, tahun lalu juga diterapkan cara bagi sistem karena ada serangan teror di jalan tol yang menuju ke arah Cirebon. Di sana ada petugas polisi yang ditembak, maka aparat yang mengamankan jalur mudik menerapkan bagi sistem. Misalnya ada Polwan yang mengamankan jalur mudik didampingi anggota Koramil yang dilengkapi dengan senjata.

Ia menyampaikan, sampai hari ini memang Polri tidak ada informasi terkait rencana serangan teror saat arus mudik dan arus balik. “Tapi kita harus tetap waspada karena ada beberapa sel (teroris) yang ada di wilayah Jawa Barat ini, sebelumnya ini juga ada 15 orang yang ditangkap,” ujarnya.

Tito juga menyampaikan, ada peningkatan arus kendaraan dari arah Jakarta ke timur yang melintasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek dan Cipali. Tapi semuanya dalam kondisi terkendali dan lancar.

“Berdasarkan laporan yang diterima dari petugas, sampai hari ini terjadi peningkatan, tapi semua dalam kondisi terkendali dan relatif lancar. Belum ada kejadian-kejadian yang signifikan,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 81 kali

loading...
Baca Lainnya

Wasapda Manuver KKSB Jelang Kelanjutan Otsus Papua Jilid 2

Oleh : Rebecca Marian Jelang otonomi khusus jilid 2, kewaspadaan di Papua makin ditingkatkan untuk...

24 September 2020, 01:26 WIB

Mewaspadai Provokasi KAMI Manfaatkan Situasi Pandemi Covid-19

Oleh : Raavi Ramadhan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) telah tersebar di berbagai daerah,...

24 September 2020, 00:40 WIB

Komunitas GESIT Akan Gelar Podcast Warganet Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan...

23 September 2020, 09:12 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM

Oleh : Zakaria Omnibus Law Cipta Kerja didesain oleh pemerintah, tidak hanya untuk pekerja tapi...

22 September 2020, 23:58 WIB

Kalangan Media dan Milenial Harus Aktif Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Rahmat Soleh Pemerintah saat ini sedang fokus menangani Covid-19 yang masih terus terjadi....

22 September 2020, 23:50 WIB

Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

Oleh : Putu Raditya KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin dkk berjanji akan menyelamatkan Indonesia....

22 September 2020, 04:20 WIB

loading...