Asahan

Minggu, 2 Juni 2019 - 11:34 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Plt Bupati Asahan Hadiri Tahlil 40 Hari Wafatnya Taufan Gama Simatupang

Kisaran – Ratusan orang memadati rumah dinas Bupati Asahan, dalam rangka memperingati 40 hari wafatnya Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang, Sabtu (1/6/2019).

Dari pantauan deliknews, Plt Bupati Asahan H Surya BSc bersama istri juga tampak hadir serta berbaur dengan tamu yang tidak lain dari Sekda, Pejabat dilingkungan Pemkab Asahan serta masyarakat untuk bersama-sama mengikuti tahlil.

Plt Bupati Asahan, H Surya BSc menyampaikan, dirinya sangat berduka atas dipanggilnya Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP. Sebab, almarhum merupakan sosok pimpinan yang tegas dan selama kepemimpinan beliau dengan saya proses pembangunan di Asahan, terus digebut untuk dituntaskan.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap diberi kesabaran serta ketabahan,” kata Surya sembari mengajak semua yang hadir untuk membukakan pintu maaf atas kesalahan, kealpaan maupun kekhilafan almarhum, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Dalam kesempatan ini, juga dilaksanakan penabalan nama cucu dari Almarhum.

H Surya berharap dengan hadirnya Muhammad Devan Mahawira Gama, cucu Almarhum Taufan Gama Simatupang dapat memberikan kegembiraan dan semangat baru ditengah-tengah keluarga Almarhum.

Sementara itu, mewakili pihak keluarga, Nurfatimah Aprilianda Simatupang mengucapkan terimakasih kepada Plt Bupati Asahan dan para undangan yang hadir dalam rangka mengenang 40 hari wafatnya ayahanda mereka.

Sekaligus penabalan nama anak dari kakak beliau Muhammad Tommi Pranata dan Sesvianda Fatma Yuliandari yang bernama Muhammad Devan Mahawira Gama.

Nurfatimah yang didampingi ibundanya Hj Winda Fitrika Taufan Gama juga mengatakan banyak kenangan indah yang ditinggalkan ayahanda Drs H Taufan Gama Simatupang semasa hidup.

Kepada masyarakat Kabupaten Asahan, Nurfatimah juga meminta doanya untuk almarhum Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dan memaafkan kesalahan ayahanda beliau.

“Mungkin selama ayahanda kami memimpin Kabupaten Asahan, ada perasaan dari bapak dan ibu yang tersakiti, saya sebagai anak dari beliau meminta maaf yang sebesar-besarnya,”tutupnya. (Jamal)

Artikel ini telah dibaca 567 kali

Baca Lainnya
loading…