Minggu, 2 Juni 2019 - 13:32 WIB

Keluarga Yudhoyono

Keluarga Yudhoyono

Tangis Haru pecah keluarga Yudhoyono

Bogor – Suasana haru dan tangis memenuhi pendopo Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat setelah jenazah Kristiani Herrawati atau karib disapa Ani Yudhoyono dipindahkan dari rumah duka. Di sana warga bisa menyampaikan penghormatan terakhir dan menyalati jenazah Ani.

Iring-iringan doa dan salawat serta taburan bunga mengiringi peti jenazah yang menjadi kendaraan terakhir Ani setelah menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (1/6) di National University Hospital di Singapura, pukul 11.50 waktu setempat.

Susilo Bambang Yudhoyono dan putra-putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono serta Agus Harimurti Yudhoyono kompak mengenakan pakaian serba putih. Mereka ikut mengiringi peti jenazah Ani. Raut wajah sembap dan air mata menghiasi wajah ketiga pria Yudhoyono itu.

SBY sendiri berusaha memasang senyum meski tampak sekali dirinya masih menyisakan kepedihan karena ditinggal perempuan yang telah mendampinginya selama kurang lebih 47 tahun itu. Apalagi Ani mengembuskan napas terakhir di hadapannya.

Hal sama juga dilakukan AHY. Ia tetap berusaha tersenyum, meski tampak sekali raut wajahnya masih sembap bekas menangis setelah ditinggal sang ibunda. Sementara Edhy Baskoro atau karib disapa Ibas, sama sekali tak berusaha menyembunyikan kesedihannya.

Ketika peti jenazah Ani digotong ke Pendopo Cikeas, tangis Ibas kembali nyaris jatuh. Wajahnya merah dan sembap. Beberapa kali AHY juga mengelus pundak adik satu-satunya itu.

Ketiganya memang berusaha tampak tegar, namun tetap tak bisa melepas kesedihan.

Tangis SBY bahkan sempat pecah saat menyampaikan pidato dan kata-kata terakhir untuk melepas Ani. Ketika SBY bercerita betapa tegarnya sang istri menjalani pengobatan kanker darah selama empat bulan hingga akhirnya meninggal dunia, tangisnya itu pecah.

Suara tegasnya berubah parau dan terbata-bata.

“She is very very very strong woman,” kata SBY dengan terbata menahan tangis.

Usai SBY menyampaikan pidato, salawat terus mengalir. Demikian pula doa dari warga dan para tokoh yang hadir. Demikian pula ucapan bela sungkawa serta harapan agar SBY tegar.

Artikel ini telah dibaca 2250 kali

loading...
Baca Lainnya

Komunitas GESIT Akan Gelar Podcast Warganet Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan...

23 September 2020, 09:12 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM

Oleh : Zakaria Omnibus Law Cipta Kerja didesain oleh pemerintah, tidak hanya untuk pekerja tapi...

22 September 2020, 23:58 WIB

Kalangan Media dan Milenial Harus Aktif Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Rahmat Soleh Pemerintah saat ini sedang fokus menangani Covid-19 yang masih terus terjadi....

22 September 2020, 23:50 WIB

Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

Oleh : Putu Raditya KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin dkk berjanji akan menyelamatkan Indonesia....

22 September 2020, 04:20 WIB

Mengutuk Kekejaman KKSB Papua

Oleh : Sabby Kossay Kelompok kriminal separatis bersenjata adalah kumpulan pemberontak yang terus meneror masyarakat...

21 September 2020, 20:53 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Bangkitkan Perekonomian Bangsa

Oleh : Alfisyah Dianasari Pembahasan RUU Cipta Kerja terus dipercepat. Publik pun meyakini bahwa Omnibus...

21 September 2020, 19:53 WIB

loading...