Surabaya

Selasa, 11 Juni 2019 - 15:13 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Divonis Satu Tahun, Ahmad Dhani Terlihat lesu dan Ajukan Banding

Surabaya – Akhirnya Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk mencemarkan nama baik. Dalam pembacaan putusan tersebut majelis hakim yang dipimpin R.Anton Widyopriono mengatakan bahwa Ahmad Dhani jelas melakukan perbuatan ujaran kebencian dengan mendistribusikan informasi elektronik sehingga bisa diakses serta Informasi tersebut menimbulkan ujaran kebencian “Mengadili terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo terbukti secara sah bersalah, dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan dan dapat membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menimbulkan penghinaan dan pencemaran nama baik. Dan Menjatuhkan pidana kepada Ahmad Dhani Prasetyo salama 1 tahun,” katanya saat membacakan vonis di PN Jalan Arjuno Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Sebelumnua, Jaksa menuntut Ahmad Dhani dihukum penjara 18 bulan. Tuntutan itu disampaikan jaksa di PN Surabaya, Selasa (23/4) lalu.

Dalam tuntutannya, jaksa menilai Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk mencemarkan nama baik ” Ahmad Dhani terbukti melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik” ujar Jaksa saat membacakan tuntutan

Saat sidang pembacaan putusan ini ratusan petugas keamanan dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya siap siaga di Pengadilan Negeri Surabaya.
Menurut Kabag Ops Polrestabes Kompol Anton Elfrino, sidang tersebut mendapatkan pengawalan ketat. Ada 349 personel gabungan yang disiagakan “349 personel, itu gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur,” kata Anton di PN Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Ratusan personel tersebut disiagakan di gerbang pengadilan dan di dalam ruang persidangan. Selain ratusan personel yang disiagakan, mobil watercanon juga tampak di depan gedung Pengadilan Negeri Surabaya

Ahmad Dhani menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian setelah vlog ‘idiot’ yang ia buat tersebar di media sosial.

Vlog tersebut dibuat Dhani pada Agustus 2018 di Hotel Majapahit Surabaya. Dalam vlog tersebut Dhani beberapa kali mengulang kata ‘idiot’ yang diduga ditujukan kepada sejumlah orang yang menghadangnya di depan hotel. (zam)

Artikel ini telah dibaca 368 kali

Baca Lainnya
loading…