Jumat, 5 Juli 2019 - 18:03 WIB

Bupati Blitar Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Guna Peningkatan Kelembagaan

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto MM, Jum’at (4/7/2019). di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, melantik dan mengambil sumpah janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan Pejabatan Administrasi serta Jabatan Fungsional di lingkup Pemkan Blitar.

Dalam sambutanya, ia mengatakan,
Seperti dinyatakan dalam Undang -Undang 1945 bahwa kesehatan adalah hak setiap individu. Artinya seluruh masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu. Oleh karena itu, kesehatan ditempatkan pada urusan wajib dalam penyelenggaraan pemerintah.

Selaras dengan hal tersebut, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Undang – Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Yang salah satu isinya mengamatkan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan rumah sakit berdasarkan kebutuhan masyarakat dan juga disebutkan bahwa kepala rumah sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) Nomor 971/9/2009. Tentang Standar Kompetensi Pejabat Struktural Kesehatan, dimana pada salah satu pasal disebutkan bahwa direktur rumah sakit salah satu pasalnya disebutkan bahwa direktur rumah sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan dan direktur rumah sakit telah mengikuti pelatihan perumahsakitan yang meliputi kepemimpinan kewirausahaan, rencana strategis bisnis, rencana aksi strategis, rencana implementasi dan rencana tahunan tata kelola rumah sakit yang memenuhi standar pelayanan minimal sistem akuntansibilitas, sistem remunerasi rumah sakit dan pengolahan sumber daya manusia.

Awalnya, menurut Bupati Blitar formasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi masih ditunda karena yang memenuhi persyaratan administrasi hanya 2 pendaftar, padahal yang dipersyaratkan minimal 4 orang.

“Alhamdulillah setelah waktu pendaftaran diperpanjang, sebanyak 7 orang pendaftar yang memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti seleksi terbuka JPT Pratama Direktur RSUD ngudi Waluyo Wlingi dan perlu saya sampaikan bahwa keseluruhan proses seleksi di mulai dari konsultasi penyampaian, dokumen rencana, seleksi input nilai dan pelaporan hasil seleksi serta dokumentasi database,” ungkap Rijanto pada sambutanya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, pengangkatan jabatan pimpinan tinggi dilakukan melalui aplikasi sistem informasi. Sedangkan uji kompetensi atau assessment diselenggarakan oleh Lembaga Pengajian Dan Pengembangan Psikologi Terapan (LP3T) dari Universitas Airlangga Surabaya.

“Hasilnya semua peserta dinyatakan lolos dan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan berikutnya kemudian panitia seleksi melakukan uji kompetensi bidang melalui teknik wawancara guna menggali potensi diri masing-masing peserta,” kata Bupati.

Ia juga menambahkan, sebagaimana ketentuan pasal 127 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dinyatakan, bahwa pejabat Pembina kepegawaian memilih satu dari tiga orang calon pejabat pimpinan tinggi Pratama yang disampaikan oleh panitia seleksi untuk ditetapkan sebagai pejabat pimpinan tinggi Pratama definitif dengan memperhatikan pertimbangan pejabat yang berwenang.

Sedangkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui surat tertanggal 24 Mei 2019 nomor B-1738/05/2019 merekomendasikan bahwa tahapan-tahapan proses seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, sudah dinyatakan benar dan telah sesuai dengan ketentuan perundang -undangan.

“Sehingga pejabat Pembina Kepegawaian hari ini menetapkan 1 orang dari 3 nama jabatan pimpinan tinggi Pratama hasil seleksi terbuka tersebut untuk ditetapkan dan dilantik,” imbuhnya.

Pelantikan hari ini Rijanto menuturkan, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Direktur RSUD ngudi Waluyo Wlingi yang baru dilantik mempunyai kemampuan dan telah memenuhi persyaratan untuk memimpin RSUD ngudi Waluyo Wlingi agar lebih maju lebih berdaya saing dan lebih meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan

“Saya berpesan kepada pimpinan dan seluruh jajaran RSUD Ngudi Waluyo Wlingi hendaknya apa yang sudah baik ini perlu diteruskan ditingkatkan termasuk pengelolaan seluruh sumber daya serta peningkatan kualitas manajemen pemeliharaan terhadap aset yang dimiliki agar mendapat perhatian, sehingga kelangsungan pemanfaatan alat-alat serta prasarana yang dimiliki,” tuturnya

“Terkait dengan sarana dan prasarana, kedepan harus dapat dioptimalkan. Sehingga efektivitas efisiensi dan produktivitas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dapat diwujudkan. Lalu, yang tidak kalah pentingnya saya meminta kepada direktur dan seluruh staf fungsional maupun struktural dapat mentaati jam pelayanan ciptakan suasana yang kondusif penuh kekompakan dan kekeluargaan tingkat disiplin dan budaya Ayo kerja,” sambung Rijanto.

Selain melantik Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, segera akan dilaksanakan seleksi terbuka JPT Pratama karena sampai dengan 1 Juli 2019 terdapat pejabat pimpinan tinggi Pratama yang purna tugas dan atau meninggal dunia. Yaitu, staf ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan purna tugas, Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Bidang Hukum, Bidang Pemerintahan dan Politik Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

“Pada kesempatan yang baik ini saya juga melantik pejabat administrasi administrasi administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar karena pejabat yang lama telah purna tugas sebagaimana kita ketahui tahun 2019 PNS Kabupaten Blitar. Yang purna tugas sebanyak 566 orang sedangkan jabatan administrator serta pengawas yang kosong sampai dengan 1 Juli 2019 yaitu jabatan administrator eselon 3B sebanyak 3 orang, jabatan pengawas Eselon 4A sebanyak 16 orang, jabatan, pengawas eselon 4b sebanyak 3 orang,” jlentrehnya.

Terakhir, pejabat fungsional pengawas penyelenggaraan urusan pemerintah daerah (P2UPD) pada Inspektorat Kabupaten Blitar ada tiga orang yang belum dilantik . Sesuai dengan peraturan nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS pada pasal 57 dinyatakan bahwa setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat administrator pejabat pengawas dan pejabat fungsional wajib dilantik dan mengangkat sumpah janji jabatan menurut agama dan kepercayaannya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Administrator Jabatan Pengawas Jabatan Fungsional dan Jabatan Pimpinan Tinggi.

“Kegiatan pelantikan dan mutasi adalah hal yang biasa merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka pemanfaatan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta pembinaan pola karir PNS sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati,” pungkasnya.(hms).

Artikel ini telah dibaca 22781 kali

loading...
Baca Lainnya

Bupati Tuban Perpanjangan Pembatasan Jam Malam

Tuban – Bupati Tuban, H Fathul Huda, memperpanjang pembatasan jam malam di seluruh wilayah Bumi...

15 September 2020, 20:39 WIB

Pengurus Pusat KBPPAL Harus Bisa Bersinergi Dengan Mabes TNI AL

Surabaya – Kopdar kecil-kecilan para inisiator KBPPAL (Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) dari Jakarta,...

13 September 2020, 21:48 WIB

HUT FKPPI ke 42, Anggota PD XIII FKPPI Jatim Menggelar Donor Darah

Surabaya – Untuk menyambut HUT FKPPI ke-42, Pengurus PC 1330 KB FKPPI Surabaya menggelar bhakti...

13 September 2020, 12:49 WIB

SIG Manfaatkan Lahan Pascatambang Tanah Liat di Tuban Menjadi Kebun Pisang Cavendish

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan kawasan lahan pascatambang tanah liat Pabrik...

10 September 2020, 15:17 WIB

Jam Malam Diberlakukan, Pelanggar Perbup Akan Kena Denda Dan Cabut Ijin Usaha

Tuban – Diterbitkanya Peraturan Bupati (Perbup) Tuban No. 65 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan...

1 September 2020, 00:50 WIB

Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Warga SMA Negeri 3 Tuban Ngontel Bareng

Tuban – di tengah pandemi warga SMA Negeri 3 Tuban memperingati HUT ke – 75...

23 Agustus 2020, 15:02 WIB

loading...