Nasional

Minggu, 7 Juli 2019 - 08:43 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Kawasan lereng Gunung Kelud, Blitar

Kawasan lereng Gunung Kelud, Blitar

Lapor Khofifah, Akibat Tambang Ilegal, Warga di Blitar Terancam Tak Dapat Air

Blitar – Sebanyak 4.000 kepala keluarga di Desa Sumberagung kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, terancam kekurangan air bersih. Ini karena pipa utama air bersih bantuan Bank Dunia ambrol diterjang banjir.

Diduga, ambrolnya pipa yang berada di kawasan Kaliputih, lereng Gunung Kelud itu, lantaran adanya penambangan secara liar yang tidak patuhi teknis pelaksanaan.

Sumiadi, Kepala Desa Sumberagung, mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat pengaduan kepada Bupati Blitar untuk segera ditangani.

“Kami sudah mengirim surat kepada bupati untuk segera ditangani. Pasalnya ini menyangkut kebutuhan hidup sehari – sehari,” ungkapnya, Sabtu (6/7)

Dilanjutkan dia, saat ini kondisi di lapangan sudah ditangani warga bersama – sama para penambang yang sifatnya hanya sementara/darurat. “Masih tunggu tindal lanjut BPBD”Sambung Sumiadi.

Terpisah, Kabag Penindakan Satpol PP Kabupaten Blitar, Ruslan, saat dimintai keterangan terkait kejadian ambrolnya penyangga pipa air bersih bantuan dari Bank Dunia, Sabtu (6/7) mengatakan, sudah dimonitoring.

“sudah kita monitoring di lapangan sejauh mana kerusakanya, dan juga sudah kita laporkan Bupati untuk diteruskan ke Gubenur Jawa Timur,” Tutur Ruslan.

Artikel ini telah dibaca 154 kali

Baca Lainnya
loading…