Kamis, 18 Juli 2019 - 16:51 WIB

Banyak Tive Rumah Sakit yang Turun, RSUD Galus Bertahan

Gayo Lues- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan telah merekomendasikan penyesuaian kelas Atau Tive sebanyak 21 Rumah sakit yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota se Provinsi Aceh.

Rekomendasi yang Disampaikan Kementerian ini terdiri dari Dua hal ada yang turun kelas dan yang tetap ada juga yang naik.

Ada pun rumah sakit yang direkomendasikan turun kelas tersebut masing-masing RSUD Simeulue, Kabupaten Simeulue (dari C ke D), RSUD Aceh Singkil (dari C ke D), RSUD Yulidin Away Aceh Selatan (dari B ke C), RSU Nurul Hasanah Kutacane Aceh Tenggara (dari C ke D), RSU Pertamina Rantau Kabupaten Aceh Tamiang (dari ke D ke D*), RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur dr (dari C ke D), RSUD Alaidin Said Maulana Abdul Aceh Timur (dari C ke D), serta RSU Graha Bunda Aceh Timur (dari C ke D).

Kemudian RSUD Fandika Aceh Tengah (dari D ke D*), RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat (dari B ke C), RSU Montella Meulaboh (dari D ke D*), RSU Harapan Sehat (dari D ke D*), RSUD Mufid Pidie (dari D ke D*), RSU Citra Husada (dari D ke D*), RSUD dr Fauziah Bireuen (dari B ke C), RSU Bunda Kota Lhokseumawe (dari C ke D), RSU PMI Cabang Aceh Utara (dari C ke D), RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya (dari C ke D), RSU Tk II Iskandar Muda Banda Aceh (dari B ke C), RS Jiwa Banda Aceh (dari A ke B), serta Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh (dari C ke D)

Dan Untuk RSUD Gayo Lues Masih Bertahan Di kelas C.

“Rekomendasi penurunan dan Penaikan kelas rumah sakit ini tidak hanya terjadi di Aceh, akan tetapi terjadi di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Rujukan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr Ira Melati MKM

dr Ira Melati MKM,Mengatakan Menurutnya, penurunan kelas tersebut karena berdasarkan hasil pemantauan (review) yang dilakukan pada awal Januari 2019 lalu, Kemenkes RI menemukan ada rumah sakit di Aceh yang tidak sesuai kelasnya dengan yang ada saat sekarang ini.

Hal tersebut Disinyalir  saat pemberian peningkatan status rumah sakit yang diberikan pada Beberapa tahun lalu dan ketika saat dilakukan pemantauan pada awal tahun ini, Maka dapat disimpulkan  tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

“Mungkin saat peningkatan kelas rumah sakit pada Tahun-tahun lalu masih sesuai, kemudian saat dilakukan review di awal tahun ini ternyata tidak sesuai lagi dengan  Permenkes, makanya hasil reviewnya Menyimpulkan Harus (mengalami penurunan),” Ujar Ira menambahkan.

Selain itu dia menegaskan, penurunan kelas setiap rumah sakit yang sudah direkomendasikan tersebut, nantinya akan dilakukan oleh Dinas Terkait yang memberikan izin operasional. Pada Perinsipnya, Kemenkes RI hanya mengeluarkan rekomendasi bahwa ada rumah sakit yang tidak sesuai kelasnya dengan yang ada saat ini,”katanya

Selain Itu, rekomendasi yang sudah dikeluarkan tersebut saat ini masih dalam proses awal dan tahapan perivikasi dan masih ada masa untuk memberikan sanggahan, masa evaluasi sebelum dilakukan penetapan.

“Masih ada waktu untuk evaluasi, nanti setelah masa penetapan dilakukan sekitar bulan September 2019, barulah ke luar hasil penetapan kelas rumah sakit yang baru, apakah sesuai dengan di kelasnya atau turun sesuai dengan rekomendasi yang kami keluarkan,” jelasnya.

Ira juga menambahkan, apabila sebuah rumah sakit menginginkan kembali status kelasnya naik, maka sebagai syarat mutlak Pengelolaan dan Manajemen rumah sakit harus sesuai dengan Permekes RI yang baru tentang perizinan dan klasifikasi rumah sakit yang berlaku di Indonesia saat ini.

Sementara, dr. Meutia, Direktur RSUD Gayo Lues sangat bersyukur karena RSUD yang dipimpinnya masih di kelas C, berkat kerjasama internal dan semua pihak dalam menjalankan menejemen yang sesuai dengan Setandar Kemenkes. Mutia Bertekat RSUD Gayo Lues berupaya keras memberikan pelayanan yang lebih baik dan sempurna untuk rakyat Gayo Lues.(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 481 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Polsek Rajeg Sambangi Acara Akad Nikah Warga

TANGERANG – Empat anggota Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten mendatangi rumah warga Perumahan Puri...

5 April 2020, 20:28 WIB

Top, Giliran Polsek Kresek Sosialisasi Maklumat Kapolri Ke Warga

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran virus...

5 April 2020, 20:22 WIB

Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Panongan Bersih-bersih Mushola

TANGERANG – Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten bersama warga bergotong royong membersihkan mushola Kampung...

5 April 2020, 20:15 WIB

Untuk Agenda Rutin, Polsek Pasar Kemis Semprotkan Disinfektan

TANGERANG – Penyemprotan disinfektan telah menjadi agenda rutin yang nyaris saban hari dilakukan Polresta Tangerang...

5 April 2020, 20:09 WIB

Saat Pandemi Corona, Polsek Mauk Bubarkan Kumpulan Anak Muda

TANGERANG – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19, Polsek Mauk Polresta Tangerang...

5 April 2020, 19:59 WIB

Cerita Polsek Cisoka Edukasi Phsycal Distancing Ke Karyawan Minimarket

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap Kebijakan pemerintah dalam Penanganan Covid-19 tidak...

5 April 2020, 19:49 WIB

loading...