Selasa, 23 Juli 2019 - 17:28 WIB

Perjuangkan Nasib Guru Tidak Tetap, Wabup Kebumen Ke Kemendikbud

JAKARTA – Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto beserta Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya menyambangi kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemkab Kebumen ini untuk mendampingi perwakilan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Sekolah Negeri Kabupaten Kebumen.

“Kita melakukan pertemuan dengan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dit. PG Dikmen dan Diksus), guna membahas afirmasi persyaratan seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan,” tegas Arif usai pertemuan.

“Mereka itu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, tapi nasibnya hingga kini belum jelas. Itu yang harus diperjuangkan,” imbuhnya.

Rombongan diterima oleh Kasi. Subdit PKK, Dit. PG Dikmen dan Diksus Putra Asga Elevri, Kasi. Subdit Program Nasyith Forefry beserta staf di Ruang Sidang Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Kebumen menyampaikan masalah persyaratan seleksi administrasi guru honorer yang tidak memiliki SK Kepala Daerah atau minimal dari Kepala Dinas Pendidikan.

“Sehingga mereka tidak dapat melanjutkan atau mengikuti program sertifikasi guru atau PPG, nah…untuk mereka ini agar dapat diafirmasi,” terang Arif.

Menurutnya, Pemkab Kebumen sudah berupaya menyusun peraturan Bupati mengenai pengangkatan GTT di lingkungan Kabupaten Kebumen.

Namun sayangnya hal itu tidak mendapat persetujuan dari Kemendagri karena bertentangan dengan PP Nomor 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

“Untuk itu, kami menyampaikan aspirasi dari GTT Sekolah Negeri yang tidak dapat memenuhi persyaratan seleksi administrasi, sehingga dapat mengikuti seleksi sebagaimana GTT dari Kabupaten atau Kota lainnya di daerah Jawa Tengah,” sambung Arif Sugiyanto.

Terkait permasalahan diatas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan Pemkab Kebumen untuk segera melakukan studi banding (benchmarking) dengan Pemda lain.

“Melakukan benchmarking dengan Pemda lainnya yang sudah berhasil menerbitkan SK bagi GTT Sekolah Negeri sebagai syarat seleksi administrasi,” jelas Kasi. Subdit PKK, Dit. PG Dikmen dan Diksus Putra Asga Elevri.

 

Artikel ini telah dibaca 853 kali

loading...
Baca Lainnya

6.961 Personel Polda Sumbar Siap Amankan Pilkada Serentak

Padang, – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto,...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

8 Juli 2020, 22:11 WIB

Aksi Cepat Polsek Sikakap Tangkap Pelaku Pencabulan

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH sepertinya benar – benar membuktikan apa...

8 Juli 2020, 07:10 WIB

Warga Pasaman Temukan Peluru Meriam Diduga Sisa Perang Paderi

Pasaman, – Warga Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman menemukan Peluru Meriam diduga sisa-sisa Perang Paderi yang...

 Penemuan Peluru Meriam diduga peninggalan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, pada Perang Paderi melawan Penjajah Belanda, pada 1803-1838, Selasa (07/7/20).

7 Juli 2020, 23:30 WIB

Polres Barsel Gelar Simulasi Sispamkota, Menjelang Pilgub Kalteng 2020

Barsel – Menjelang Pilgub Kalteng 2020, Polres Barito Selatan bekerja sama dengan Polda Kalteng dan...

7 Juli 2020, 23:19 WIB

Dirbinmas Polda Sumbar Cek Lahan Jagung untuk Ketahanan Pangan

Padang Pariaman, – Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Johni Soeroto mengecek lahan 12 hektar Jagung...

7 Juli 2020, 22:00 WIB

Praktisi Hukum dan BaraJP Gayo Lues Apresiasi turunnya tim Komisi pemberantasan korupsi ke Aceh

Medan-Praktisi Hukum M Purba,SH mengapresiasi rencana turunnya pihak komisi pemberantasan Korupsi ke provinsi Aceh dalam...

7 Juli 2020, 21:24 WIB

loading...