Sabtu, 27 Juli 2019 - 00:26 WIB

Apel Siaga kebakaran hutan

Apel Siaga kebakaran hutan

Kemarau, Perhutani Jatim Apel Siaga Kebakaran Hutan

Madiun – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau tahun 2019, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur menggelar Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di waduk Bening Saradan, desa Pajaran, Kecamatan Sadaran, Kabupaten Madiun, Kamis (25/07/2019).

Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan diikuti oleh sebanyak 230 orang peserta yang terdiri dari jajaran Perum Perhutanni se-wilayah Rayon I, Madiun meliputi Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan, KPH Lawu Ds, KPH Madiun dan KPH Ngawi. Selain itu juga diikuti oleh jajaran dari Kepolisian Sektor (Polsek) Mejayan, Polsek Gemarang, Dinas Penanggulangan Bencana daerah (BPPD ) Kabupaten Madiun, Jasa Tirta dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah Perhutani KPH Saradan.

Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Oman Suherman menyampaikan ucapan terimakasih atas sinergitas semua jajaran Perhutani dilapangan bersama stakeholder dalam upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan.

“Hutan yang dipercayakan pengelolaannya kepada Perhutani ini merupakan aset negara yang harus dijaga dan dirawat kelestariannya. Jadi kalau terjadi kebakaran hutan maka hal itu dihitung sebagai kerugian,” ujar Oman Suherman

Lanjutnya, untuk itu harus menjadi perhatian oleh semua jajaran Perhutani agar selalu waspada terhadap gangguan keamanan hutan khususnya kebakaran hutan dan lahan. Bila terjadi kebakaran hutan maka upaya petugas adalah mempercepat pemadaman dengan secepat mungkin dengan sarana dan prasarana yang ada agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar lagi.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak mungkin dapat dilakukan Perhutani sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak seperti dari Pemerintah Kabupaten/Kota, Lembaga Tehnis, BPBD, Polres, Kodim dan masyarakat sekitar.

Oman menegaskan bahwa menurutnya hal tersebut sejalan dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia nomor 32 tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan yang meliputi usaha/kegiatan/tindakan pengorganisasian, pengelolaaan sumberdaya manusia dan sarana prasarana serta operasional pencegahan, pemadaman, penanganan pasca kebakaran, dukungan evakuasi dan penyelamatan, dan dukungan manajemen pengendalian kebakaran hutan dan/atau lahan. (jat)

Artikel ini telah dibaca 590 kali

loading...
Baca Lainnya

PWI Tuban Menggelar Diskusi Politik, Pandangan 3 Paslon Pilkada Tuban

Tuban – Diskusi politik yang di prakarsai oleh PWI Tuban di ikuti 3 Pasangan Calon...

27 Oktober 2020, 14:48 WIB

Koramil 0811/20 Grabakan Diresmikan Pangdam V Brawijaya

Tuban – Bupati Tuban, H. Fathul Huda mendampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iriansyah...

20 Oktober 2020, 22:54 WIB

SIG Serahkan Hadiah Ibadah Umrah kepada Pengemudi Berprestasi

Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan apresiasi atas kinerja pengemudi ekspeditur yang...

7 Oktober 2020, 20:23 WIB

Agung Supriyanto Sebut Peran Jurnalis Bisa Menentukan Karir Seorang Politisi

Tuban – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Agung Supriyanto menggelar silaturahmi dan ngopi bareng bersama...

4 Oktober 2020, 00:01 WIB

Pengcab IWbA Tuban Menyiapkan 1 Atlet Perkuat Kontingen Jatim di PON 2021

Tuban – Rapat pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Woodball Association (IWbA) Kabupaten Tuban melakukan penyegaran pengurus...

30 September 2020, 16:59 WIB

SIG Kerjasama dengan Balitjestro Budidayakan Tanaman Buah di Lahan Green Belt Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan...

28 September 2020, 15:50 WIB

loading...