Selasa, 30 Juli 2019 - 17:49 WIB

Bambang Haryo Soekartono, anggota komisi V DPR-RI

Bambang Haryo Soekartono, anggota komisi V DPR-RI

Anggota DPR Bambang Haryo Sebut Tol Laut Gelap!

Surabaya – Anggota komisi V DPR-RI Bambang Haryo Soekartono, menyebut tol laut yang digagas Pemerintah Joko Widodo – Jusuf Kalla adalah gelap.

Hal itu, dikatakan Bambang Haryo saat menggelar Inspeksi mendadak di kawasan pelabuhan tanjung perak pada Senin (29/7) kemarin.

“Dalam pelaksanaanya masih belum sesuai dengan apa yang di inginkan rakyat, yaitu tol laut betul-betul ditentukan sesuai dengan standarisasi tertentu, dari kapasitasnya, kecepatannya dan semuanya untuk kebutuhan tol laut itu sendiri”Kata Bambang Haryo, dalam keterangan tertulisnya Selasa (30/7)

Muatannya ini, kata Bambang Haryo, yang dimuat itu juga harus ditentukan oleh Pemerintah, sehingga kapasitas dari kapal ini, bisa untuk mengantisipasi poin-poin yang ditunjuk oleh pemerintah.

“Jadi tidak seperti sekarang, tol laut itu dasarnya cuman dari jumlah kontainernya yang dimuat dari tol laut itu, kemudian kontainer tol laut itu sendiri tidak diketahui oleh pemerintah”sambung Bambang, Pemerintah tidak ada yang tau.

Dilanjutkan Bambang, sebagaimana yang dikrosceknya di lapangan kementerian perhubungan tidak ada yang tau, kementerian perdagangan tidak tau, pertanian juga tidak tau dan daerah. “Berapa yang dibutuhkan daerah, ya mungkin daerah juga tidak tau”Katanya

Ini, katanya, semua tidak tau jadi istilahnya tol laut ini gelap, jadi tol laut itu barang yang diangkut gelap dan tidak bisa diketahui publik.

Padahal, anggaran daripada tol laut ini diberikan publik dari APBN. Harusnya tol laut ini ada transparansi, dan outcome-nya harus jelas, jika tidak jelas outcome nya maka bisa dikatakan tol laut ini gelap.

“Ini satu kesalahan besar yang dilakukan pemerintah, karena tidak dikendalikan Pemerintah, jadi tadi kontainer hanya dititipkan ke kapal-kapal komersil, tapi yang ditunjuk sama pemerintah, padahal kapal komersil yang lewat di Tanjung perak cukup banyak sekali” jadi ini bisa dititipkan ke semua kapal. Jelas Bambang.

Tujuan dari tol laut ini kata Bambang, keberangkatannya harus tepat, kapalnya tertentu yang ditentukan pemerintah.

“Jangan hanya titip, tapi yang dimuat barang komersial. Sehingga diharapkan tol laut itu bisa memperkecil disparitas harga yang ada di daerah masing-masing sekaligus juga memenuhi jumlah kualitas barang yang dibutuhkan oleh masyarakat.Sambungnya

Karena Outcome nya tidak jelas dan terkontrol, maka tol laut ini tidak ada manfaatnya, seharusnya tol laut itu harus dibubarkan.Tutupnya

Artikel ini telah dibaca 3186 kali

Baca Lainnya

Harga Pipa PVC Murah di Supllier Jakarta

Penggunaan pipa PVC untuk berbagai macam hal membuat banyak yang ingin mendapatkan harga pipa PVC...

2 Maret 2021, 02:37 WIB

Aturan UU Cipta Kerja Memudahkan Pembukaan Usaha

Oleh : Zakaria Aturan UU Cipta Kerja telah resmi diundangkan. Publik pun berharap agar aturan...

27 Februari 2021, 04:34 WIB

SIG Lakukan Monitoring & Evaluasi Program CSR 2020 Bersama Stakeholder

Tuban, Jatim, deliknews – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi atas berbagai program pemberdayaan...

26 Februari 2021, 14:27 WIB

Gak Nyangka, Berawal Dari Hobby Game Online Pria Ini Sukses Bangun Brand Sepatu Footstep Footwear Sampai Menjadi Produk Lokal Kebanggaan Indonesia

Di Kota Bandung terkenal dengan berbagai macam kulinernya, Kota Bandung juga terkenal akan industri kreatifnya....

31 Januari 2021, 10:02 WIB

UU Cipta Kerja Melindungi Pekerja Lokal

Oleh : Putu Prawira UU Cipta Kerja adalah Undang-Undang yang tak hanya melindungi pengusaha, tapi...

24 Januari 2021, 06:08 WIB

UU Cipta Kerja Berpihak pada Petani

Oleh : Zainudin Zidan UU Cipta Kerja didesain pemerintah agar tak hanya menguntungkan para pekerja...

21 Januari 2021, 07:28 WIB

loading...