Selasa, 30 Juli 2019 - 17:14 WIB

Pembangunan Kilang Tuban Kedepannya Bisa Kurangi Impor Minyak

INDRAMAYU – Pemaparan dari Manager Comunication dan CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus Rustam Aji di depan para jurnalis menyampaikan akan dimulai pembangunan kilang minyak di Kabupaten Tuban, akan mengurangi kebutuhan impor minyak secara Nasional.

Rustam Aji memaparkan kebutuhan BBM secara Nasional dalam acara media gathering dan kunjungan para jurnalis Tuban dan Bojonegoro di lokasi kilang minyak RU VI Balongan – Indramayu, Senin, (29/07).

Rustam Aji menjelaskan, Kilang minyak yang akan dibangun di Tuban memiliki kapasitas produksinya yang lebih besar bila dibandingkan dengan kilang yang lain. “Kilang Indramayu kapasitas produksinya sekarang ini sebanyak 125 ribu barel/hari, sedangkan nantinya kilang Tuban akan jauh lebih besar produksinya, yaitu 300 ribu barel/hari,” ujar Rustam Aji.

Bertambahnya kapasitas produksi minyak di kilang Tuban yang cukup besar tersebut nantinya bakal akan mengurangi kebutuhan impor minyak secara Nasional. Bahkan Pertamina ditargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor minyak pada tahun 2025.

Sekarang ini, minyak mentah yang masih diimpor oleh negara sebanyak 300 ribuan barel/hari, sehingga dengan adanya pembangunan kilang minyak di Tuban nanti yang berkapasitas produksi 300 ribu barel/hari, maka akan mengurangi impor minyak bahkan bisa mengekspor minyak ke luar negeri, sambungnya.

Masih menurutnya, saat ini pemerintah masih mengimpor minyak karena kebutuhan minyak secara Nasional mencapai 1,3 juta barel/hari, sementara lifting minyak Nasional hanya mampu memproduksi minyak sebesar 800 ribu barel/hari, itupun hanya produksi sekitar 680 ribu barel/hari.

Dengan produksi yang di bawah kebutuhan secara Nasional, maka Pemerintah harus mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi minyak Nasional yang tinggi sekarang ini. Dengan adanya pembangunan “Kilang Minyak di Tuban” dan pengembangan sumur minyak untuk memenuhi kebutuhan minyak Nasional dapat terpenuhi secara mandiri.

Apabila kilang minyak Tuban sudah beroperasi dan kilang lain diupgrade untuk kapasitas produksinya, tentu target dari kita nantinya Indonesia tidak perlu impor minyak atau bisa mandiri untuk memenuhi sendiri minyak, pungkasnya. (jat)

Artikel ini telah dibaca 380 kali

loading...
Baca Lainnya

Viral, Brand Dinamican Supply Rekomendasi Fashion Dompet 2021

Saat bepergian keamanan menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan. Agar barang-barang berharga tidak hilang,...

8 Januari 2021, 11:14 WIB

Produk Yippeebags Mampu Bersaing Di Pasar Internasional

Pada perkembangan teknologi yang tak ada habisnya, banyak sekali masyarakat yang semakin kreatif menciptakan inovasi...

6 Januari 2021, 11:30 WIB

Hari ini, Kapal FSRU Jawa Satu Berlayar dari Korea Selatan ke Cilamaya

Ini progres terbaru pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1. Kali ini masih...

5 Januari 2021, 15:41 WIB

Kadinsos Bartim dan BPJS Lakukan Rekonsiliasi Data Kepesertaan Penduduk Pada Program JKN tahun 2020

Tamiang Layang – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, Riza Rahmadi melakukan...

22 Desember 2020, 21:45 WIB

Diskoperin Bartim Salurkan Dana CSR UMKM Berkah Bank Kalteng Kepada 931 Pelaku Usaha Binaan

Tamiang Layang – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perindustrian (Diskoperin) Kabupaten Barito Timur...

22 Desember 2020, 00:17 WIB

Dirut SIG, Hendi Prio Santoso Raih Penghargaan CEO Terbaik Dalam Ajang Top BUMN Award 2020

Jakarta – Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Hendi Prio Santoso, pada 30...

15 Desember 2020, 11:05 WIB

loading...